Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » BUDAYA » Gesah Bareng “Pancasila sopo hang duwe”

Gesah Bareng “Pancasila sopo hang duwe”

(672 Views) June 4, 2016 5:36 pm | Published by | No comment

Joni Subagio : Orang NU Wajib Membumikan Pancasila

Narasumber Sugihartoyo, SH Ketua DPAC45, H Ali Maki Zaini pengasuh ponpes dalam sebuat acara gesah bareng lahirnya Pancasila

Banyuwangi, Memorandum – Menindak lanjuti respon positif dari Presiden  mengenai hari lahirnya Pancasila, DPC PKB Banyuwangi gelar diskusi lahirnya pancasila dengan tema “Pancasila sopo hang duwe?” di Graha Gusdur Banyuwangi, (4/6).

Ketua DPC PKB Banyuwangi, H.Joni Sbagio, SH, MH menuturkan,  hal ini dilakukan kepada masyarakat Banyuwangi yang diawali oleh PWNU dan PBNU mengusulkan pada tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila kepada Presiden Joko Widido. Hal itupun kemudian direspon dan ditetapkan keputusan presiden bahwa tanggal 1 Juni adalah tanggal lahirny pancasila.

Maka dari itu, PKB berinisiatif bekerjasama dengan alim ulama, aktifis, ormas, dan Untag yang diwakili Rektir Untag Sugihartoyo untuk membahas mengenai sejarah pancasila.  Kegiatan ini juga telah mendapat kesepakatan menindak lanjuti kepada pemerintah Banyuwangi ada alokasi dana untuk membumikan pancasila di bumi Blambangan, terang Joni.

Wakil Ketua DPRD tersebut menambahkan, deklarasi tersebut dihasilkan dari NU pada tahun 1983 yang saat itu Indonesia dalam kondisi membahayakan, sehingga alim ulama berinisiatif berkumpul di Sukorejo, Asembagus dan Situbondo dalam rangka munas alim ulama NU dengan topik antisipasi jangan sampai Indonesia hancur.

Dalam putusan munas tersebut disepakati dan dilahirkan deklarasi dalam bentuk otentik bahasa Indonesia dengan teks bahasa arab, dengan tujuan memperkokoh pancasila sebagai dasar negara dan asas daripada perilaku kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bentuk NKRI. Barulah ditahun berikutnya tahun 1984 deklarasi tersebut dikokohkan dalam muktamar ke 27, jelas Joni.

Sementara, Rektor Untag, Sugihartoyo yang nampak hadir sebagai pembicara mengatakan, Indonesia butuh 70 tahun menetapakan untuk meresmikan lahirnya pancasila pada tanggal 1 juni dan itupun harus melalui tahapan-tahapan demokrasi yang rumit. Akan tetapi, PKB hanya memerlukan tiga hari untuk menetapkan hari lahirnya Pancasila tersebut.

Menurutnya, prinsip dan nilai-nilainya yang perlu harus kita ambil untuk kita wujudkan bersama, tutur Sugihartoyo. Harapannya, ada lembaga formal dan permanen yang didalamnya ada orang-orang PKB yang dapat mengintisari serta mengamalkan makna dari pancasila sebagai dasar negara. (fat)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for Gesah Bareng “Pancasila sopo hang duwe”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment