Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Gandrung Sewu Siap Tampil Dihadapan Presiden

Gandrung Sewu Siap Tampil Dihadapan Presiden

(1982 Views) November 24, 2015 7:51 pm | Published by | No comment

Gandrung Sewu Latihan

Banyuwangi, Memorandum – Gandrung Sewu, tarian massal yang sudah 5 (lima) kali digelar dalam penyelenggaraan Banyuwangi Festival (Bifest), terpilih jadi salah satu tarian daerah di Jawa Timur yang bakal tampil dihadapan Presiden Jokowi, dalam momentum HUT Korpri yang rencana diselenggarakan di Lapangan Makodam Brawijaya di Surabaya,  tanggal 30 Nopember 2015.

Hal tersebut diungkap oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, M Yanuar Bramuda, kepada Memorandum di ruang kerjanya, Senin (23/11) kemarin.

Menurut Bramuda, permintaan Presiden Jokowi yang disampaikan melalui Panitia Pelaksana HUT Korpri itu langsung disanggupi oleh Banyuwangi. “Bagi kita, tidak ada kesulitan apapun untuk mempersiapkan tarian massal yang sudah 5 kali di-festivalkan itu. Prinsip, Gandrung Sewu siap untuk tampil dihadapan Presiden Jokowi pada 30 Nopember 2015 mendatang,” kata Bramuda.

Menurut Bramuda, penampilan Gandrung Sewu di Lapangan Makodam Brawijaya, Surabaya, itu merupakan ‘muhibah’ kesenian terbesar yang pernah dilakukan oleh Kabupaten Banyuwangi. “Ini merupakan rombongan kesenian terbesar yang pernah dilakukan Banyuwangi selama ini. Selain tarian massal, nantinya juga akan disisipi dengan sebuah fragmen tari yang diberi judul; ‘Abdi Nagari’,” tambahnya. .

Kepala Bidang Kebudayaan, Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, Ir Choliqul Ridha, menambahkan, jumlah penari yang akan tampil sebagai puncak acara HUT Korpri tersebut diperkirakan akan mengiirimkan 800 orang penari. (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in: ,

No comment for Gandrung Sewu Siap Tampil Dihadapan Presiden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*