Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Festival ‘Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir’ Angkat Image Kopi Banyuwangi

Festival ‘Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir’ Angkat Image Kopi Banyuwangi

(605 Views) November 5, 2016 2:35 pm | Published by | No comment
festival-ngopi-sepuluh-ewu

– Warga Desa Kemiren, mempersiapkan Kopi Bubuk untuk menyambut Festival Ngopi Sepuluh Ewu

Banyuwangi, Memorandum – Acara ‘Ngopi’ bareng satu Desa yang dikemas dalam bentuk ‘Festival Ngopi Sepuluh Ewu’ di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, sejauh ini mulai berhasil mengangkat image tentang kopi Banyuwangi. Dalam rentang waktu dua tahun terakhir seiring dengan digelarnya festival tersebut, produsen Kopi Bubuk di Banyuwangi mulai bermunculan.

Nidom Joesron, salah seorang roaster dan produsen kopi bubuk Banyuwangi yang terlibat dalam festival tersebut, mengungkapkan, acara ngopi bareng itu sedikitnya akan menghabiskan sekitar 1 – 2 kwintal kopi bubuk siap seduh. “Kalau untuk keperluan festival, warga menyediakan kopi bubuk secara suka rela. Semua diproses masing-masing oleh warga. Sehingga rasa kopi di masing-masing tempat yang disediakan warga, ada yang tidak sama. Bila ditotal, kopi bobok yang dibutuhkan untuk acara tersebut bisa mencapai 1 – 2 kuwital,” kata Nidom, yang mengabu belajar banyak tentang kopi dari Iwan Kardono, salah satu tester kopi dunia yang ada di Banyuwangi.

Menurut Nidom, menjelang digelarnya ‘Festival Ngopi Sepuluh Ewu’ tahun 2016 yang akan berlangsung Sabtu (5/11) malam ini, harga kopi bubuk produk lokal Banyuwangi saat ini sudah mencapai Rp 150 ribu per Kg. “Harus diakui, penyelenggaraan festival ngopi ini mulai berhasil mengangkat image tantang kopi Banyuwangi,” kata Nidom.

Selain di Desa Kemiren yang sudah diploting sebagai Desa Wisata, produsen kopi bubuk juga bermunculan di desa-desa lainnya. Diantaranya, di Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro. Dah hingga saat ini, sudah puluhan merk kopi bubuk hasil produk rumahan yang mulai beredar luas di pasaran. “Selain tentang kualitas dan rasa, produk kopi bubuk Banyuwangi juga mulai menjadi buah-tangan bagi wisatawan untuk dibawa pulang ke daerahnya. Apalagi, harganya masih terjangkau,” ungkap Wandi, produsen kopi dari Gombengsari. (bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Festival ‘Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir’ Angkat Image Kopi Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*