Thursday, August 6, 2020
Home BUDAYA Empat Tumpeng Raksasa Untuk Gerebek Suro

Empat Tumpeng Raksasa Untuk Gerebek Suro

gerebek suroBanyuwangi, Memorandum – Berbagai kegiatan dilakukan Paguyuban Judro Hayuningrat Pangruate Jagad, asal Dusun Krajan, Rt 2/ 1, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Empat tumpeng raksasa berbagai warna diarak keliling Desa sebagai simbol untuk peringatan suro 1 Huharram, agar masyarakat terhindar dari marabahaya.

Keempat tumpeng raksasa itu mempunyai sebutan sendiri-sendiri. Sebutannya yaitu tumpeng lanang dan tumpeng wadon, tumpeng kuning, serta tumpeng gunungan. Ratusan warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo tumplek – blek memenuhi jalan Desa yang dilalui arak-arakan tumpeng 1 suro.

Tumpeng lanang berisikan apem dan puro, salah satu maknanya adalah sebagai simbol permintaan maaf atau memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan tumpeng wadon, berisikan berbagai hasil bumi, memiliki makna mensyukuri hasil bumi yang melimpah, ungkap Ki Pekih salah satu sesepuh Desa Tembokrejo.

Usai tumpeng diarak keliling Desa, pihak panitia langsung menggelar selamatan di Pendopo Paguyuban Judro Hayuningrat Pangruate Jagad. Setelah dibacakan mantera selamatan oleh Sesepuh, ratusan warga yang sejak pagi menunggu tanpa dikordinir langsung menyerbu tumpeng yang baru saja diarak keliling desa. Dalam sekejab empat tumpeng berbagai warna itu ludes digrebek warga.

Dalam pantauan Memorandum ditengah-tengah grebek tumpeng ini. Seorang warga asal Kecamatan Tegaldlimo bernama Wahyuni turut berebut tumpeng, namun Wahyuni hanya mendapatkan kacang jangan, cabe merah dan kelapa, dia menuturkan sebetulnya ikut grebek tumpeng 1 suro ini sangat beresiko karena berdesak-desakan, tapi dia merasa senang mengikuti acara ini dan dengan hasil yang didapatkannya, Wahyuni meyakini akan menjadi berkah.

R. Suwoko, SE selaku ketua panitia saat ditemui Memorandum menjelaskan bahwa kegiatan ini memperingati tahun saka, tepatnya pada hari ke-20 tanggalan jawa, sekaligus melestarikan budaya bangsa serta ruatan masal untuk masyarakat Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, tumpeng yang diperebutkan warga itu untuk mencari berkah untuk masyarakat dan ketenangan. (swa)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia