Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Empat Tumpeng Raksasa Untuk Gerebek Suro

Empat Tumpeng Raksasa Untuk Gerebek Suro

(666 Views) November 2, 2015 5:02 pm | Published by | No comment

gerebek suroBanyuwangi, Memorandum – Berbagai kegiatan dilakukan Paguyuban Judro Hayuningrat Pangruate Jagad, asal Dusun Krajan, Rt 2/ 1, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Empat tumpeng raksasa berbagai warna diarak keliling Desa sebagai simbol untuk peringatan suro 1 Huharram, agar masyarakat terhindar dari marabahaya.

Keempat tumpeng raksasa itu mempunyai sebutan sendiri-sendiri. Sebutannya yaitu tumpeng lanang dan tumpeng wadon, tumpeng kuning, serta tumpeng gunungan. Ratusan warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo tumplek – blek memenuhi jalan Desa yang dilalui arak-arakan tumpeng 1 suro.

Tumpeng lanang berisikan apem dan puro, salah satu maknanya adalah sebagai simbol permintaan maaf atau memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan tumpeng wadon, berisikan berbagai hasil bumi, memiliki makna mensyukuri hasil bumi yang melimpah, ungkap Ki Pekih salah satu sesepuh Desa Tembokrejo.

Usai tumpeng diarak keliling Desa, pihak panitia langsung menggelar selamatan di Pendopo Paguyuban Judro Hayuningrat Pangruate Jagad. Setelah dibacakan mantera selamatan oleh Sesepuh, ratusan warga yang sejak pagi menunggu tanpa dikordinir langsung menyerbu tumpeng yang baru saja diarak keliling desa. Dalam sekejab empat tumpeng berbagai warna itu ludes digrebek warga.

Dalam pantauan Memorandum ditengah-tengah grebek tumpeng ini. Seorang warga asal Kecamatan Tegaldlimo bernama Wahyuni turut berebut tumpeng, namun Wahyuni hanya mendapatkan kacang jangan, cabe merah dan kelapa, dia menuturkan sebetulnya ikut grebek tumpeng 1 suro ini sangat beresiko karena berdesak-desakan, tapi dia merasa senang mengikuti acara ini dan dengan hasil yang didapatkannya, Wahyuni meyakini akan menjadi berkah.

R. Suwoko, SE selaku ketua panitia saat ditemui Memorandum menjelaskan bahwa kegiatan ini memperingati tahun saka, tepatnya pada hari ke-20 tanggalan jawa, sekaligus melestarikan budaya bangsa serta ruatan masal untuk masyarakat Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, tumpeng yang diperebutkan warga itu untuk mencari berkah untuk masyarakat dan ketenangan. (swa)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in:

No comment for Empat Tumpeng Raksasa Untuk Gerebek Suro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*