Thursday, August 6, 2020
Home KRIMINAL Empat Rampok Antarpulau Ditembak

Empat Rampok Antarpulau Ditembak

Perampok Antar Pulau Banyuwangi
(kiri-atas)Edy dan Reza : Edy Yanto dan Reza Nofiansyah sesaat setelah mendapatkan perawatan (kiri-bawah)Ibra : Tersangka Ibra Juddinsyah yang juga ketua komplotan tergolek di ruang perawatan (kanan)Andi : Tersangka Andi Tabrani sedang dirawat petugas rumah sakit

Banyuwangi, Memorandum – Empat orang anggota komplotan pencuri spesialis nasabah bank berhasil dibekuk tim resmob Polres Banyuwangi kemarin (5/4). Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dengan petugas. Bahkan seorang anggota resmob sempat ditabrak pelaku. Keempat orang itupun terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas.

Identitas tersangka masing-masing Andi Tabroni, (27), warga Jl. Cokroaminoto, Kelurahan Cintaraja, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatras Selatan, Reza Nofiansyah, (22), Ibra Juddinsyah, (48), dan Edy Yanto, (37), ketiganya warga Lingkungan VI Jua-jua, Kecamatan Kayu Agung, Kabuparen Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Penangkapan ketiga tersangka ini berawal dari aksi pencurian yang mereka lakukan di area parkir Roxy Supermarket pada 24 Maret lalu. Para pelaku membuka paksa pintu mobil korban, Fauzan, yang saat itu baru mengambil uang sebesar Rp 50 juta dari Bank BRI. “Beruntung korban tidak meninggalkan uang yang Rp 50 juta di mobil, sehingga pelaku hanya mendapatkan dompet korban berisi uang sekitar Rp 1 juta,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama melalui Kasat Reskrim AKP Stevie Arnold Rampengan.

Dari kejadian itu, Polisi kemudian mempelajari rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian dan Bank. Hasilnya, terlihat jelas ciri-ciri para pelaku. Sebelum penangkapan kemarin, Polisi melihat para pelaku hendak beraksi di sekitar Bank BCA Banyuwangi.  Tim Resmob langsung mengejar para pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.

Setelah terlibat aksi kejar-kejaran, Polisi akhirnya berhasil menangkap Ibra Juddinsyah di wilayah Karangente. Satu pelaku yang berboncengan dengan Ibra berpindah ke motor pelaku yang lain. Mereka kemudian kabur ke arah utara. Aksi kejar-kejaran kembali terjadi antara Polisi dengan para pelaku. “Ternyata  saat di Ketapang, dua pelaku turun dan naik taksi ke arah Situbondo,” lanjutnya.

Upaya Polisi mengejar tiga pencuri lintas Propinsi ini membuahkan hasil. Andi Tabroni yang menaiki motor Jupiter MX dengan  nopol P 2473 PW berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Namun penangkapan ini harus dilakukan dengan susah payah. Sebab saat anggota resmob menghentikan motor pelaku, petugas justru ditabrak. Beruntung anggota Resmob yang lain dengan sigap segera meringkus Andi.

Pengejaran terus dilakukan untuk membekuk dua pelaku yang menumpang taxi. Akhirnya keduanya berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi penangkapan Andi Tabroni. Ketigas orang inipun dibawa ke Polres Banyuwangi menyusul Ibra yang sudah lebih dulu diamankan.

Keempat pelaku, lanjut Stevie, terpaksa diberikan tembakan dibagian kaki karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas. Mereka juga berusaha kabur sehingga petugas terpaksa melumpuhkan dengan timah panas. “Mereka melawan dan berusaha kabur sehinga harus dilumpuhkan,” tegasnya.

Pelaku Sering Operasi di Jombang dan Jember

Keempat pelaku spesialis nasabah bank ini diduga kuat merupakan pelaku pencurian pecah kaca yang selama ini meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hasil pemeriksaan, para pelaku selalu melakukan survey sebelum beraksi. Masing-masing tersangka memiliki peran yang berbeda.

Ibra dan Andi Tabrani, biasanya berperan sebagai orang yang mencari calon korban. Mereka masuk ke Bank dengan tujuan mencari calon korban yang baru saja mengambil uang dalam jumlah banyak. Sementara Edy Yanto dan Reza Nofiansyah bertugas melakukan eksekusi dengan mencongkel pintu mobil atau memecahkan kaca mobil.

Setvie menyatakan, informasi yang didapatkan dari Polres lain, tersangka juga beraksi di beberapa Kabupaten lainnya. “Informasi dari rekan di wilayah, di Jombang ada 5 TKP, di Jember ada 2 TKP dan Banyuwangi Baru satu TKP,” jelas Polisi asal Manado ini.

Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan kasat Reskrim dua Polres tersebut. Mereka diminta mengirimkan anggotanya untuk melakukan kroscek ke Banyuwangi. “Kita minta mengirim penyidiknya ke Banyuwangi untuk memastikan apakah pelaku sama dengan ciri-ciri pelaku yang beraksi di wilayah mereka,” pungkasnya.

Para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Banyuwangi.(jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia