Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Empat Kali, PMI – Pemkab Banyuwangi dan YKI Pengobatan Gratis

Empat Kali, PMI – Pemkab Banyuwangi dan YKI Pengobatan Gratis

(484 Views) October 31, 2016 7:05 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Untuk ke empat kalinya, Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi dan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (The John Fawcett Foundation) menggelar pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat Banyuwangi, Sabtu (29/10). Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pada kaum dhuafa.

Kegiatan  yang  dijadwalkan berlangsung selama 4 hari,  mulai Sabtu hingga Selasa (29/10 – 1/11) depan ini juga memfasilitasi masyarakat miskin dengan pemeriksaan mata di luar katarak. Mereka yang menderita mata minus, plus atau silinder diberikan bantuan kacamata. Ada pula pemasangan bola mata palsu (protase) dan screening atau pemeriksaan mata ke beberapa sekolah dasar.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, ketika membuka acara tersebut menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian banyak pihak untuk mengurangi tingkat kebutaan di Banyuwangi. “Pemkab dan PMI tidak mungkin bekerja sendiri tanpa bantuan para pihak. Karena itu kegiatan semacam ini terus kami support penuh dan akan kami tindaklanjuti ke depannya,” ujar Yusuf.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pihak Pemkab Banyuwangi dengan YKI. Pihak Pemkab Banyuwangi diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, Widji Lestariono, sedangkan pihak YKI diwakili oleh Senior Project Manager YKI, Komang Wardana.

Bentuk kerjasamanya mencakup pelaksanaan kegiatan kemanusiaan berupa operasi katarak, pemeriksaan refraksi,    pemberian kacamata, serta penggantian bola mata sintetis (protase). Di mana pihak YKI menyediakan Sumber Daya Manusia terutama dokter mata, obat, kacamata, bola mata dan melaksanakan operasi kataraknya.
Sedangkan pihak Pemkab Banyuwangj menyiapkan akomodasi dan tempat pelayanan serta biaya operasional selama di Banyuwangi.

Operasi katarak ini, uniknya dilakukan di dalam 2 bus klinik yang disediakan YKI. Bus tersebut biasanya digunakan untuk jemput bola, dimana pasien dikunjungi dan operasi langsung dilakukan di tempat, tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, di tengah kerumunan pasien terlihat seorang lelaki kecil yang duduk menanti giliran untuk diperiksa.  Dia adalah Arjun Riotama (11). Siswa yang duduk di bangku kelas 5 SD itu ternyata mata sebelah kirinya tampak berbeda, tidak seperti mata normal anak-anak seusianya.

Rio, sapaan akrabnya, terlihat menunggu dengan sabar gilirannya untuk diperiksa dengan ditemani sang ayah, Sucahyo (40).

“Anak saya ketika masih kelas 1 SD, bola mata kirinya tersangkut pancing saat memancing bersama teman-temannya. Retina matanya robek dan segera mendapatkan penanganan di rumah sakit. Namun sayangnya operasi itu tidak berhasil dan menyebabkan mata kirinya tak lagi bisa melihat.

Tak mau larut dalam kesedihan, Sucahyo yang tinggal di Desa Kedaleman Kecamatan Rogojampi itu kemudian berupaya mengembalikan rasa percaya diri putranya dengan memasangkan bola mata palsu. Kondisi psikologis Rio yang sempat down karena kehilangan mata kirinya, kini sudah jauh lebih membaik dan mau menerima keadaannya.

“Saya terus konsultasi ke dokter soal perawatan mata Rio. Matanya rutin diberi obat tetes mata agar tidak kering. Dia pakai protesa sejak 2 tahun lalu. Tapi anak segini cepat besar. Protesanya juga tidak lagi sesuai dengan ukuran matanya. Saya bersyukur, lewat kegiatan ini Rio bisa melakukan kontrol dan mendapatkan protesa baru,” kata warga Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi ini.

Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah pendaftar yang mencapai 2000 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 250 orang yang menjalani operasi katarak.

Sejumlah dokter, perawat, tim medis dan relawan juga diterjunkan untuk memberikan pelayanan pengobatan mata bagi masyarakat Banyuwangi yang kurang mampu. (Hms/coi)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Empat Kali, PMI – Pemkab Banyuwangi dan YKI Pengobatan Gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*