Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Dump Truk Proyek Marina Terguling di Kampung Mandar

Dump Truk Proyek Marina Terguling di Kampung Mandar

(1029 Views) June 24, 2016 7:20 pm | Published by | No comment

dump truck proyek Marina

– Dump truck bermuatan material urug yang ambles dan terguling di Jalan Plengsengan, Kampung Mandar – Kabag LH Pemkab Banyuwangi, Chusnul Khotijah

Banyuwangi, Memorandum – Dua dump truck pengangkut material urug untuk Proyek Marina Boom, ambles dan terguling di jalan Plengsengan Lingkungan Kampung Mandar, Kamis (23/6). Menurut penjelasan Dani (32), salah satu sopir dump truck, kendaraannya ambles saat hendak berputar balik kearah jalan raya Pelabuhan.

Menurut Dani, kendaraan yang dikemudikannya itu ambles karena roda belakang persis berada diatas gorong-gorong yang tidak kelihatan karena ditimbun tanah. “Ambles-nya persis diatas gorong-gorong. Dan dump truck yang satunya juga, ikut ambles saat hendak memutar balik,” ungkap Dani, yang mengaku mengangkut material urug dari daerah Pendarungan, Kecamatan Kabat.

Informasi yang diterima Memorandum, karena air laut pasang yang masuk hingga ke beberapa bagian Jalan Plengsengan, mengakibatkan jalan plengsengan sulit untuk dilalui. Karena itu, dump truck pengangkut material diminta untuk tidak masuk dulu hingga kondisi jalan plengsengan kembali normal. Yang terlanjur masuk, kemudian berusaha memutar balik kendaraannya ke jalan raya Pelabuhan.

Kejadian amblesnya 2 dump truck pengangkut material urug tersebut menunjukkan bahwa proyek Marina Boom Banyuwangi khususnya pada bagian sarana penunjang yang berlokasi di Pulau Temorana (Pulau Wangi) sudah mulai dikerjakan. Padahal, Kajian Amdal dan Andal proyek tersebut belum selesai dan masih dalam proses.

Sebagaimana disampaikan oleh Kabag Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi, Husnul Chotimah, bahwa penyusunan study Amdal proyek Marina Boom saat ini baru sampai pada tahap persidangan ke dua. “Amdalnya memang belum selesai. Sampai saat ini baru dua kali sidang,” jelas Husnul kepada memorandum, saat dihubungi melalui telepon seulernya, Kamis (23/6).

Disinggung tentang kabar adanya surat dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang meminta agar proyek tersebut dihentikan untuk sementara hingga dukomen Amdalnya selesai, Husnul menyatakan pihaknya tidak menerima surat dimaksud. “Domumen Amdalnya memang belum selesai. Tetapi kita tidak menerima surat pemberitahuan KLH seperti yang anda sampaikan,” kata Chusnul melalui saluran telepon, yang mengaku tengah berada di Surabaya. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dump Truk Proyek Marina Terguling di Kampung Mandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*