Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » DULUR ISUN » Dulur Isun : Sabar Hariyanto, M.Pd

Dulur Isun : Sabar Hariyanto, M.Pd

(963 Views) May 28, 2016 9:33 am | Published by | No comment

Terus Menari

sabar hariyanto

Sabar Hariyanto, M.Pd

Banyuwangi, Memorandum – Dunia tari adalah dunianya, dunia yang telah membesarkan namanya. Padahal, anak pasangan Musiran (Alm) dan Ponikem yang lahir di Bagorejo pada 9 Maret 1966 ini sama sekali bukan berasal dari keluarga seniman. Namun, pengalaman pertamanya tampil sebagai penari ketika masih kelas 4 SD, telah menjerumuskannya kedunia seni yang hingga saat ini masih terus ditekuninya itu.

Itulah sepintas tentang latar belakang Sabar Harianto, M.Pd, penari dan pemilik Sanggar Tari “Lang-lang Buana” yang kini merupakan salah satu koreografer handal Banyuwangi ini. “Awal saya mengenal dunia tari ketika saya masih kelas 4 SD. Waktu itu saya diajak oleh Pak Mitro (Drs Sumitro Hadi) untuk tampil membawakan tarian yang berjudul Layangan Pedhot. Itu sekitar tahun 1975,” kata Sabar, mengawali tentang kisah dan kiprahnya di dunia tari yang kini telah menjadi sandaran hidup bagi keluarganya itu.

Menurutnya, kecintaannya terhadap dunia tari itu semakin terasah ketika dia mulai mengabdi sebagai guru honorer di sebuah SD mulai tahun 1987. Selama 20 tahun lebih mengajar sebagai guru kesenian – sampai akhirnya diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2007 – dunia tari-menari seakan sudah menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Dunia itu pula yang telah banyak memberikan pelajaran dan pengalaman bagi dirinya.

Sabar Harianto, termasuk seniman tari yang cukup produktif. Hingga saat ini ada sekitar 50-an tari yang sudah diciptakannya. Dan 3 (tiga) diantara puluhan tari ciptaannya, yaitu; Tari “Sri Ganyong”, Tari “Pret Kampretan” dan Tari “Jaran Buto Edan” berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional. Bahkan, Tari “Jaran Buto Edan” pernah diperankannya sendiri secara total ketika tampil pada acara; The 21st April Spring Friendship Art Festival yang digelar di Pyong Yang, Korea Utara, tahun 2003 silam. Dhung plak, dhung plak..!! (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dulur Isun : Sabar Hariyanto, M.Pd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*