Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » DULUR ISUN » Dulur Isun : Restu Alip Pianto Ingin Tetap Eksis Sebagai Penari

Dulur Isun : Restu Alip Pianto Ingin Tetap Eksis Sebagai Penari

(518 Views) March 29, 2016 9:15 am | Published by | No comment

ingin tetap eksis sebagai penari

Sebenarnya, dia tidak ingin alih profesi sebagai penari. Namun karena situasi, kondisi dan tuntutan keluargalah yang terpaksa membuatnya harus menjadi Tenaga Harian Lepas (THL) yang bertugas sebagai penjaga malam di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Padahal, sebagai seorang penari profesional dia sudah melang-lang hampir ke semua penjuru negeri untuk mewakili tanah kelahirannya, Banyuwangi, sebagai duta seni-budaya. “Sebenarnya ya masih ingin terus menari. Dan sampai sekarang ini masih ada saja yang menawari saya. Tetapi sejak menjadi penjaga malam disini, praktis kegiatan menari saya harus terhenti. Sebab, setiap kali saya ijin untuk ikut rombongan kesenian ke luar daerah, selalu tidak diperbolehkan dengan alasan tugas saya sebagai penjaga malam tidak ada yang mengganti,” ungkap pria bernama lengkap Restu Alip Pianto, yang sudah tercatat sebagai seorang penari daerah sejak tahun 1984 ini.

Menurut pria yang biasa dipanggil Alip ini, munculnya para penari muda akhir-akhir ini sebenarnya tak membuatnya kehilangan kesempatan untuk tetap bisa tampil di panggung kesenian tradisional. “Waktu itu, kegiatan menari keluar daerah memang jauh berkurang. Padahal saya kan butuh penghasilan untuk keluarga saya. Saat itulah saya diajak untuk mendaftar sebagai THL Pemkab Banyuwangi dan ditempatkan sebagai penjaga malam di Kantor Dispar ini,” kata Alip, yang sampai saat ini masih terobsesi untuk menjadi Pegawai Negeri ini.

Dengan menjadi THL ini, lanjutnya, dia berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak Pemkab untuk bisa mewujudkan keinginannya sebagai pegawai negeri. “Sudah tiga kali saya ikut test pegawai negeri, tetapi tidak berhasil,” ungkap penari kelahiran 28 Oktober 1968 yang sudah mengantongi banyak penghargaan ini. Salah satu penghargaan yang dibanggakannya adalah; penghargaan dari Konsulat Jenderal RI di Osaka, Jepang, tahun 2006 lalu, saat dia tampil sebagai salah satu duta kesenian Indonesia di arena ‘Midosuji Parade 2006’ di Osaka, Jepang.

“Saya tidak ingin meninggalkan pekerjaan sebagai THL ini, karena saya sangat membutuhkan untuk menghidupi keluarga. Tetapi saya juga ingin tetap bisa eksis sebagai penari daerah,” kata anak seorang Veteran yang pertama kali menerima honor sebagai penari sebesar Rp 2.500,- ini. Sabar ya Kang …! (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Dulur Isun : Restu Alip Pianto Ingin Tetap Eksis Sebagai Penari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*