Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Dulur Isun : Pramoe Soekarno

Dulur Isun : Pramoe Soekarno

(490 Views) October 15, 2016 1:47 pm | Published by | No comment

Mimpi Tentang Gedung Kesenian

pramoe-soekarno-dulur-isun

Pramoe Soekarno

Banyuwangi, Memorandum – Sosok dan penampilan yang khas, membuatnya mudah dikenali. Apalagi, dalam berbagai even seni-budaya yang digelar di Banyuwangi akhir-akhir ini, seniman teater ini seringkali tampil. Lalu, apa yang menjadi obsesinya tentang seni panggung Banyuwangi, setelah melihat dari dekat tentang geliat seni-budaya di tanah kelahirannya, semenjak pulang kampung pada tahun 2011 lalu?.

“Banyuwangi yang dikenal memilki banyak seni-budaya tradisional, seharusnya sudah memiliki sebuah Gedung Kesenian yang representative. Sebagai ‘orang panggung’, saya terobsesi untuk bisa pentas di gedung kesenian seperti itu di Banyuwangi. Jadi, Banyuwangi  mutlak harus punya gedung seperti itu,” ungkap seniman kelahiran 1961 bernama; Pramoe Soekarno, saat ditemui Memorandum, kemarin.

Sementara tentang perkembangan Banyuwangi dalam konteks seni-budaya, menurutnya, sudah lumayan maju dibanding beberapa tahun sebelumnya. Hanya saja, kata Pramoe, Pemkab sebagai penggagas ‘Banyuwangi Festival’, semestinya juga memberi ruang bagi seni teater modern untuk berkiprah. “Ruang-ruang dalam Banyuwangi Festival itu kebanyakan masih untuk yang bersifat tradisional. Kita berharap, kesenian-kesenian modern juga mendapatkan ruang untuk bereksistensi. Ini penting, karena dalam beberapa tahun terakhir Banyuwangi sudah dikenal sebagai kota seni,” kata Pramoe, berharap. (bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Dulur Isun : Pramoe Soekarno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*