Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » DULUR ISUN » Dulur Isun : Muda’iyah

Dulur Isun : Muda’iyah

(484 Views) May 7, 2016 6:17 pm | Published by | No comment

Khawatir Nasib Gandrung Terop

Muda'iyah

Muda’iyah

Banyuwangi, Memorandum – Ada kekhawatiran yang terbersit diwajahnya, ketika disinggung tentang masa depan Gandrung Terop  Banyuwangi. Masalahnya ternyata bukan semata terletak pada sulitnya re-generasi, tetapi pada semakin banyaknya distorsi yang terjadi pada pentas Gandrung Terop sendiri.

“Anak-anak sekarang ini, asal bisa Nggendhing ‘Gelang Alit’ saja sudah berani menjadi Gandrung. Makanya, sekarang ini banyak Gandrung yang cara nggendhing-nya sudah tidak lagi medok bahasa Usingnya,” Ungkap Muda’iyah, penari Gandrung kelahiran 1970 yang sudah 30 tahun lebih malang-melintang di pentas Gandrung Terop Banyuwangi ini.

Untuk menjadi seorang penari Gandrung Terop, menurutnya, masalah menari adalah masalah yang mudah. “Yang paling sulit adalah nggendhing-nya. Dan yang saya lihat sekarang ini, banyak gandrung muda yang sudah kehilangan cengkok Usingnya. Jadi basa Using-nya sudah nggak  delles (medok, red.) lagi. Dan gendhing-gendhing yang dibawakan juga mulai banyak dari lagu Kendang Kempul, bukan lagi gendhing-gendhing  Gandrung. Jadi sudah banyak yang menyimpang dari pakem gandrung,” tandasnya.

Disinggung tentang nasib kesenian tradisional masyarakat Using itu pada masa-masa mendatang, Gandrung asli kelahiran Desa Kemiren itu mengaku prihatin dengan dunia Gandrung Terop yang selama ini digelutinya. Prihatin bukan karena sulitnya re-generasi penari, tetapi karena kesenian yang selama ini sudah menjadi sandaran hidupnya itu dinilainya telah jauh bergeser dari pakem asli kesenian tersebut. Wallak, aju kelendi, Mbok..?? (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dulur Isun : Muda’iyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*