Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » DULUR ISUN » Dulur Isun : Masliha

Dulur Isun : Masliha

(429 Views) September 28, 2016 7:20 pm | Published by | No comment

Takut Kehilangan

masliha-dulur-isun

Masliha

Banyuwangi, Memorandum – Tidak ingin anak-cucunya kelak kehilangan akar-budaya nenek moyangnya, ibu muda kelahiran 1980 ini pun rela menghabiskan sebagian waktunya untuk terlibat dalam upaya ‘rekonstruksi’ adat-tradisi yang diwariskan para leluhurnya. Alasannya sederhana, dia tidak ingin anak-cucunya kelak mengalami apa yang dialaminya saat ini.

“Banyak adat dan tradisi leluhur yang sudah mulai hilang dan tidak lagi dipakai. Akibatnya, tidak sedikit generasi muda yang mulai tidak mengenali akar-budaya nenek moyangnya. Dan tidak terbayangkan bagaimana bila kita kehilangan akar-budaya nenek-moyang kita,” ungkap Masliha, wanita berdarah Mandar yang saat ini tengah giat mendokumentasikan adat-tradisi Warga keturunan Mandar di Banyuwangi.

Menurutnya, dengan minimnya informasi mengenai silsilah keluarga, dan dengan mulai tidak dipakainya satu-persatu adat-tradisi Mandar dalam lingkungan keluarganya, dipastikan akan berdampak.

“Dengan menjaga dan melestarikan adat-tradisi peninggalan leluhur, agar masyarakat luar tahu bahwa ‘Orang Mandar’ ya orang Mandar, bukan orang Jawa atau Orang Madura. Dengan saya dan tim berbuat hal kecil ini, kita sedikit banyak tahu kalau ternyata ‘si A’ itu saudara dari kakek ‘si B’ yang masih berhubungan dengan Nenek ‘si C’, dan seterusnya. Dan banyak lagi nilai-nilai positif yang bisa kita dapatkan dengan terlibat langsung dalam pelestarian budaya seperti ini,” ungkapnya. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dulur Isun : Masliha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*