Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » DULUR ISUN » Dulur Isun : Arti

Dulur Isun : Arti

(978 Views) September 6, 2016 7:09 pm | Published by | No comment

Iseng, Jadi Keterusan

Arti - Iseng Jadi Keterusan

Arti

Banyuwangi, Memorandum – Tak henti-hentinya mencoba dan bereksperimen, akhirnya membuahkan hasil. Itulah yang dialami oleh Arti, yang masih tercatat sebagai Mahasiswi Jurusan Sejarah, Universitas Jember. Gadis cantik berusia 20 tahun yang punya nama sangat singkat itu mengaku, awalnya dia hanya iseng membuat kerupuk sebagai camilan.

Arti mengaku, keisengannya itu awalnya adalah untuk mencari usaha sampingan untuk menambah uang jajannya. “Waktu itu saya mencoba membuat kerupuk pedas. Ternyata diminati oleh teman-teman,” kata Arti

Berawal dari keisengannya itulah, kini keupuk pedas produksinya sudah mulai banyak dikenal.  ”Awalnya iseng-iseng saja. Karena punya bumbu-bumbu itu ada lengkap di rumah. Akhirnya saya coba membuat kerupuk, kemudian aku coba pasarkan. Eh ternyata laku,. Ya akhirnya berlanjut sampai sekarang,” ungkap Arti, yang mengawali usaha mulai tahun 2012.

”Dulu masih tahun 2012, aku menjualnya dengan harga 500 rupiah per bungkus. Aku menawarkannya kepada temen-temen dan juga secara online. Sekarang harganya Rp 5 ribu per bungkus. Kebanyakan yang beli juga temen-temen sendiri. Katanya pada ketagihan,” ungkapnya.

Dengan modal awal Rp 250 ribu, kini Arti bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 300 ribu per bulan. ”Dengan untung yang lumayan aku bisa menambah uang jajanku sebagai mahasiswa. Lagian kerupuk-ku juga gak sembarangan. Aku beli bumbunya itu dikirim langsung dari daerah Tasikmalaya karena di Banyuwangi gak ada,” jelasnya kepada Memorandum, kemarin. (ayu/bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dulur Isun : Arti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*