Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Dua Orang Warga Pancer jadi Tersangka

Dua Orang Warga Pancer jadi Tersangka

(437 Views) November 30, 2015 4:09 pm | Published by | No comment

Kasus Perusakan Tambang Tumpangpitu

Banyuwangi, Memorandum – Kasus perusakan fasilitas perusahaan tambang Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi diambil alih Polda Jawa Timur. Dua orang berinisial JV (19) dan SY (45)  asal dusun Pancer desa Sumberagung Banyuwangi ditetapkan sebagai tersangka, langsung dibawa ke Mapolda Jatim di Surabaya, Sabtu malam (28/11)

AKBP Bastomi Purnama Kapolres Banyuwangi kepada wartawan tidak manampik penangkapan itu. “Mereka (JV dan SY) dibawa ke Polda,” kata AKBP Bastomi Purnama kepada Memorandum, Minggu (29/11).

Ditambahkan Bastomi Purnama, tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah. Ada beberapa dalang aksi mau pun kelompok yang memprovokasi yang sedang dikaji keterlibatannya. “Tersangka bertambah besar kemungkin terjadi, masih dikaji tim Polda,” ungkapnya.

Informasi ditermia Memorandum, dua tersangka itu dirawat di RS. Al Huda Genteng karena tertembak peluru karet Brimob saat beraksi anti tambang di area PT. BSI. Sebelum ditangkap tim Direskrim Polda, JV dan SY sempat melarikan diri dari rumah sakit dan beberapa jam kemudian ditangkap kembali.

Data kerusakan fasilitas perusahaan tambang sudah di identifikasi, kerugian ditaksir ratusan miliar rupiah, diantaranya kantor yang baru di bangun, 4 unit kendaraan berat. Masih ada fasilitas pribadi karyawan 8 unit motor berbagai merk yang dibakar anti tambang. Selain itu 3 unit motor berbagai merk milik karyawan hilang diduga dicuri anti tambang saat pasca penyerangan.

200 Karyawan BSI Libur Sampai Kondusife

Kurang 200 lebih karyawan perusahaan tambang emas PT. Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpangpitu Pesanggaran Banyuwangi Jawa Timur diliburkan untuk sementara waktu sampai menunggu batas waktu dintukan.

Sayangnya pihak Manager Area PT. BSI Pesanggaran, Kanen tidak mengangkat telephone meski kondisi aktif. Keputusan itu dibenarkan tiga orang karyawan PT. BSI dibagian lapangan setelah dibrefing pasca malam pembakaran.

“Kita diperintahkan untuk sementara libur dulu. Karena situasinya tidak memungkinkan dan reda kembali,” kata Dimas pekerja Sarjana Tehnik lulusan perguruan tinggi lokal di Banyuwangi via BBM, Kamis (26/11).

Diberitakan pasca terjadi kerusuhan anti tambang, pekerja BSI dievakuasi bertahap menggunakan kendaraan Dalmas Polres, dibantu kendaraan TNI AD dan Marinir di Pos Lampon. (swa/coi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in:

No comment for Dua Orang Warga Pancer jadi Tersangka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*