Thursday, August 6, 2020
Home OLAHRAGA Dua Cabor Absen Presentasi KONI

Dua Cabor Absen Presentasi KONI

– Salah satu Pengurus Cabor saat presentasi. (Memorandum – Irham Kusuma)

Banyuwangi Memorandum – Tingga dua cabang olah raga yang tidak hadir untuk mempresentasikan kegiatan pembinaan, dihadapan pengurus KONI Banyuwangi digelar hari kedua, kemarin, (11/3).  Padahal presentasi itu, oleh pengurus KONI akan dijadikan dasar untuk estimasi besar kecilnya anggaran untuk cabor saat anggaran hibah dari APBD Kabupaten Banyuwangi turun.

“Dua cabor itu, adalah Cabor Sepak Takraw Dan Cabor Taekwondo,” kata Mukayin, Sekretaris KONI Banyuwangi pada Memorandum, kemarin  (11/3).

Dijelaskan, Cabor Sepak Takraw beralasan sudah menugaskan pengurus yang lain, namun faktanya tidak hadir. Sedangkan Cabor Taekwondo tak bisa hadir dengan alasan bersamaan dengan kegiatan kejuaraan daerah. Dua cabor yang tidak hadir kemarin, tetap diharuskan melakukan presentasi pada Senin (13/03).  Meski sebenarnya hari itu tidak ada lagi agenda untuk presentasi cabor. “Jika kita beri kesempatan sekali lagi tetap tidak hadir, berarti cabor itu tidak butuh anggaran,” cetus Mukayin.

Selain dua cabor absen, pada presentasi hari kedua itu suasana juga sempat memanas. Sebab salah satu cabor yaitu cabor tinju yang dikomdani Pelni Rompis, dalam presentasinya, mengkritik penyelenggaraan presentasi yang dinilai tidak masimal. Sebab Ketua Umum KONI Banyuwangi Michael Edi Hariyanto, justru tidak nampak hadir dalam momen penting itu.

Padahal kata Pelni, momen presentasi yang menjadi acuan ploting anggaran itu perlu diketahui ketua umum secara langsung, sebagai penanggung jawab tertinggi. “Kenapa saya selalu berteriak seperti ini, karena saya menghendaki pembagian anggaran ini dilakukan transparan,” ujar Pelni yang beberapa waktu lalu dipecat dari Ketua Harian KONI.

Dari 28 cabor yang sudah melakukan presentasi, sayangnya hanya sebagian kecil cabor yang datanya sudah lengkap dan dinilai memenuhi syarat. Sedangkan sebagian besar cabor yang lain, nantinya harus memenuhi sejumlah data yang kurang valid, diantaranya piagam atlet yang belum ada namanya dan klub olahraga yang belum dilengkapi dengan SK.  (ham/coi)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia