Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » POLITIK » Draft Perda Kawasan Tumpang Pitu Tertunda

Draft Perda Kawasan Tumpang Pitu Tertunda

(816 Views) October 15, 2015 5:49 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Satu Raperda usulan eksekutif yang disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas supaya di wilayah Banyuwangi Selatan, Kecamatan Pesanggaran memiliki peraturan daerah tentang rencana penataan ruang kawasan strategis Tumpang Pitu, tertunda di Pansus DPRD.

Arifin Salam M Pd I

Arifin Salam, M.Pd.I

Pansus Raperda Rencana Penataan Ruang Kawasan Strategis Tumpang Pitu, disampikan Ketua, H. Arifin Salam, M.Pd.I dari Fraksi Kebangitan Bangsa, pembatalan pengesahan, kemarin Selasa (13/10), tertunda belum adanya persetujuan subtansi yang di tanda tangani oleh Gubernur Jawa Timur terkait dengan keselarasan RTRW Propinsi Jawa Timur dengan RTRW Kabupaten Banyuwangi.

Arifin Salam menjelaskan, setelah Pansus melakukan beberapa tahapan, seperti publik hearing bersama masyarakat serta konsultasi ke Pemprov. Jawa Timur maupun di Kementerian. Pansus bersama eksekutif sepakat pembahasan Raperda ‘Kawasan Strategis Tumpang Pitu sudah finalisasi, namun Legislatif belum dapat mengambil kebijakan penetapan Raperda menjadi Perda, bila lampiran persetujuan substansi dari Gubernur Jawa Timur belum ada, meskipun eksekutif beralasan bahwa surat persetujuan tersebut telah ada di meja Gubernur Jatim.

“DPRD Banyuwangi belum berani mengesahkan Raperda,ketika lampiran persetujuan Gubernur Jawa Timur belum ada “ ungkap Arifin Salam , dikonfirmasi Memorandum, Rabu (13/10).

Ditambahkan, tujuan dari penataan ruang kawasan strategis Tumpang Pitu yang diatur dalam Raperda adalah mewujudkan kawasan strategis Tumpang Pitu Banyuwangi sebagai kawasan pedesaan berkelanjutan berbasis pada pengembangan pariwisata, perikanan, pertanian, kehutanan dan pertambangan dengan menjaga keseimbangan ekosistem kawasan dalam rangka pemanfaatan sumber daya alam yang aman dan terkendali.

Adapun jangka waktu rencana kawasan strategis Tumpang Pitu Banyuwangi selama 20 Tahun dan ditinjau kembali satu kali dalam 5 Tahun. Selanjutnya perihal beralihnya fungsi hutan lindung menjadi hutan poduksi tidak menjadi masalah, karena telah diatur dalam PP No. 15 Tahun 2010, tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.

“Alih Fungsi hutan lindung di Tumpang Pitu yang diatur dalam Perda Banyuwangi No. 8 Tahun 2012 tentan RTRW, tidak akan menjadi persoalan ketika beralih fungsi menjadi hutan produksi, karena telah diatur dalam Pasal 30-31, PP No. 15 Tahun 2010” jelasnya.

Terkait Raperda ‘Kawasan Strategis Tumpang Pitu’ pememerintah berencana memisahkan mana kepentingan publik, ekonomi, pariwisata, dan lain, yang saling menguntungkan dan tidak berbenturan dengan kegiatan rencana penambanga emas di Gunung Tumpang Pitu Banyuwangi yang ditarget tahun 2016 mulai berproduksi. (ydi/coi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Draft Perda Kawasan Tumpang Pitu Tertunda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*