Thursday, August 6, 2020
Home EKONOMI Dinas Tenaga Kerja: Pengusaha Tak Beri THR Kena Sanksi

Dinas Tenaga Kerja: Pengusaha Tak Beri THR Kena Sanksi

Dinsosnakerstran ingatkan pengusaha
Kepala Disosnakertrans, Alam Sudrajat

Banyuwangi, Memorandum – Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans), akan membuka Pos pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR). Setiap perusahaan atau pengusaha yang berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi, agar membayar THR kepada karyawannya paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Kepala Disosnakertrans, Alam Sudrajat mengatakan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan. “THR diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja minimal satu bulan  secara terus menerus” ucap Alam Sudrajat saat dikonfirmasi Memorandum, Selasa (21/6)

Selanjutnya, bagi pengusaha atau perusahaan yang terlambat membayarkan THR atau tidak memberikan sama sekali,akan dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 20 tahun 2016 tentang Tata cara pemberian sanksi administrasi, dan Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Berupa teguran tertulis dan pembatasan kegiatan usaha. “Pengusaha atau perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya untuk memberikan THR, bisa dikenakan sanksi administrasi berupa pembatasan kegiatan usaha” jelas Kepala Disosnakertrans kepada Memorandum.

Selain membuka posko pengaduan, Disosnakertrans berencana melakukan pemantauan lapangan langsung ke perusahaan. Terutama kepada perusahaan yang di indikasikan terlambat membayar kewajiban THR kepada pekerjanya.

Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No. 1 tahun 2016 tertanggal 6 Juni 2016 menegaskan, setiap pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan atau kurang dari 12 bulan, besaran THRnya dihitung secara proporsional, lama masa kerja dibagi 12,lalu dikalikan satu bulan upah.

“Pekerja atau buruh yang telah bekerja lebih dari satu tahun, THRnya mendapatkan satu bulan upah atau satu kali gaji” ungkap Alam Sudrajat mengakhiri wawancaranya. (ydi)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

 

3 COMMENTS

  1. Pak bupati tolong suami saya bekerja di pt.alp perusahaan pelayaran penyebrangan ketapang-gilimanuk,sampai sekarang masih belum menerima thr+gaji juga..tolong pak..

  2. Saya bekerja di salah satu perusahaan swasta,5th lebih bekerja.tapi thr tidak pernah dapat 1kali haji.saya kerja di pt candi ngrimbi.
    perusahaan pengolahan belerang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia