Saturday, August 8, 2020
Home PENDIDIKAN Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Utamakan Kepentingan Anak Didik, Tak Mau Ikut...

Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Utamakan Kepentingan Anak Didik, Tak Mau Ikut Campur Persoalan Pergantian Kepala SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum – Polemik pergantian Kepala Sekolah SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi sepertinya masih akan berjalan. Pihak Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur selaku pihak yang membawahi sekolah menengah enggan menanggapi  persoalan ini. Dinas Pendidikan memilih  fokus melayani murid yang akan menjalankan ujian nasional.

Kepala Cabang Dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur Di Banyuwangi, Istu Handono, menyatakan, pihaknya tidak ingin masuk dalam permasalahan pergantian Kepala sekolah SMA 17 Agustus 1945. Sebab pihaknya sama sekali tidak memiliki wewenang terkait hal itu. Kami tidak punya wewenang apa-apa terkait yayasan,” jelasnya melalui sambungan telepon.

Sejauh ini, pihaknya hanya sekedar mengikuti  saja perkembangan dari  permasalahan tersebut. Sebab permasalahan itu masih berproses. Jika nantinya sudah ada yang dinyatakan  sah maka yang dinyatakan sah itulah yang dilayani. Sementara kondisinya saat ini semua pihak mengklaim menjadi pihak yang sah.

Dia menegaskan, saat ini dia lebih mementingkan kepentingan murid. Untuk itu, pendaftaran murid yang akan mengikuti ujian nasional tetap dia layani. “Saat ini kami  lebih mementingkan kepentingan anak-anak,” tegasnya.

Istu Handono mengaku menyempatkan diri datang menemui langsungn murid-murid SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Tujuannya untuk memberikan dukungan moral agar mereka tetap bersemangat untuk menjalani ujian nasional. “Kami datang  mennemui anak-anak untuk memberikan semangat agar tetap fight untuk meenjalankan ujian nasional,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Perpenas selaku lembaga yang  menaungi SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi memberhentikan Sunartono selaku Kepala Sekolah  SMA  tersebut. Sebagai gantinya ditunjuk Sugeng Hariyadi. Pemberhentian Sunartono dan pengangkatan Sugeng Hariyadi sebagai Kepala Sekolah SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi tertuang dalam surat Keputusan nomor : 332/Son-3/PK/XI/2016 tertanggal  1 November 2016.

Kepala Perpenas Pimpinan Sugihartoyo bahkan  memberhentikan dengan  tidak hormat Sunartono sebagai guru tetap Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Pemberhentian itu dilakukan dengan alasan Sunartono telah melakukan tindakan indisipliner.

Namun pemberhentian yang dilakukan Perpenas tidak digubris Sunartono. Pria ini tetap melakukan aktivitasnya di SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Dia menganggap Perpenas pimpinan Sugihartoyo tidak berhak melakukan pemecatan pada dirinya. (jai/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia