Thursday, August 6, 2020
Home KRIMINAL Diduga Mengandung Narkoba, Polisi Sita Permen Dot

Diduga Mengandung Narkoba, Polisi Sita Permen Dot

– Polisi menunjukkan permen dot yang disita dari pedagang di Banyuwangi. (Mermorandum – Muh Hujaini)

Banyuwangi, Memorandum – Permen berbentuk dot yang disinyalir memiliki kandungan narkoba ternyata telah beredar di Banyuwangi. Permen ini ditemukan dijual pedagang makanan ringan di samping sebuah SD di Jl. A. Yani Banyuwangi. Setelah dikembangkan Polisi kemudian menyita 4 pak permen buatan cina itu dari pengepulnya.

Polisi menemukan permen berbentuk dot dengan merek Permen Keras Penguin Brand saat melakukan pengecekan pedagang makanan ringan khususnya di sekitar area sekolah. Alhasil ditemukan seorang pedagang menjual permen tersebut. “Kami temukan ada 4 botol pada pedagang tersebut,” jelas Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Ali Masduki.

Temuan itu kemudian dikembangkan petugas. Pedagang tersebut mengaku membeli dari toko grosir milik Widiyanto, (37) warga Perumaha Villa Bukit Mas, Giri.  Polisipun segera meluncur ke toko grosir Widiyanto yang berada di wilayah  Kelurahan Kampung Melayu. Di tempat ini Polisi menemukan 4 pak Permen Dot yang masing-masing berisi 20 botol.

Ali Masduki menyatakan, pihaknya melakukan pengecekan peredaran permmen dot ini sebagai langkah antisipasi. Sebab permen tersebut diduga mengandung narkoba. Sebelum melakukan pengecekan pihaknya juga sudah menghimbau seluruh sekolah untuk ikut memantau peredaran permen tersebut. “Kami hanya melakukan langkah pencegahan agar jika benar permen itu mengandung narkoba tidak sampai dikonsumsi anak,” ungkapnya.

Mantan Kapolsek Srono ini menambahkan, Widiyanto saat ini sedang dimintai keterangan seputar permen tersebut. Pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan Satuan Narkoba untuk memastikan apakah permen tersebut mengandung narkoba atau tidak. “Akan kita cek apakah mengandung narkoba atau tidak, jika tidak ya kita kembalikan pada pemiliknya,” tegasnya.

Sementara itu, ditemui di Polsek Banyuwangi, Widiyanto menyatakan, dirinya sama sekali tidak tahu permen tersebut mengandung narkoba atau tidak. Bahkan dia mengaku sudah lama menjual permen tersebut. “Saya menjualnya sudah sekitar 10 tahun,” kata pria ini dengan santai.

Permen dibelinya dari pengepul di Surabaya. Permen tersebut bukan kategori permen yang laris di pasaran. Meski demikian, permen itu tetap laku meskipun sudah beredar sejak lama. “Seminggu paling ya 4 pak itu, kalau habis tinggal telpon ke Surabaya, langsung dikirim,” katanya.

Untuk diketahui, permen ini disebut permen dot karena kemasannya mirip dot. Dalam botol permen ini terdapat permen padat yang terbuat dari semacam jelly dan serbuk yang dikemas dalam plastik. Cara mengkonsumsinya, permen padat berbentuk dot itu dicelupkan dalam serbuk, kemudian dikulum. Di pasaran permen ini dijual dengan harga Rp 1000 perbotol.

Meski dikabarkan mengandung narkoba , namun dalam kotak kemasan permen ini terdapat tulisan BPPOM RI berikut nomor serinya. Tulisan ini berada dibagian bawah kotak kemasan permen tersebut.(jai)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia