Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Dialog Masyarakat Lancar, Konstruksi Jaringan PLN ke Tambang BSI Selesai

Dialog Masyarakat Lancar, Konstruksi Jaringan PLN ke Tambang BSI Selesai

(359 Views) March 17, 2017 10:02 pm | Published by | No comment

Senior Manager External Affairs BSI, Bambang Wijonarko bersama PLN berhasil menuntaskan pekerjaan jaringan listrik

Banyuwangi, Memorandum – Pembangunan jaringan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke kawasan tambang PT Bumi Suksesindo (BSI) di wilayah Tumpang Pitu, Pesanggrahan, Banyuwangi akhirnya tuntas. Warga di sekitar wilayah yang dilintasi oleh jaringan kabel listrik bawah tanah ini akhirnya juga memahami dan menerima  penjelasan PLN dan PT BSI terkait proyek ini.

“Kami menyampaikan terima kasih atas pengertian masyarakat terhadap pembangunan jaringan listrik PLN menuju tambang PT BSI. Proyek listrik ini penting agar kegiatan produksi PT BSI bisa segera optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat Banyuwangi,” jelas Bambang Wijonarko, Senior Manager External Affairs BSI pada wartawan usai dialog dengan masyarakat, Kamis (16/3).

Seperti diketahui, pihak BSI disampaikan Senior Manager External Affairs mengungkapkan, manajemen BSI telah melakukan dialog dengan masyarakat yang sebelumnya mencoba menghalangi pemasangan kabel listrik dari PLN. Sesuai hasil dialog tersebut, BSI bersepakat untuk terus meningkatkan komunikasi dengan masyarakat. Selain itu dalam kegiatan penambangannya, PT BSI senantiasa berupaya untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar wilayah Tambang.

“Kami selalu terbuka untuk berdialog dengan masyarakat. Apalagi dengan kepemilikan saham oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), BSI juga menjadi bagian dari aset Pemkab Banyuwangi,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pemkab Banyuwangi, sejak awal PT BSI telah melakukan inisiatif untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk di sekitar kawasan tambang. Berbagai program kemasyarakatan dijalankan untuk menciptakan pemberdayaan masyarakat. Program-program yang diinisiasi oleh BSI tersebut fokus pada 4 sektor yang meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kebanyakan program CSR dilakukan setelah perusahaan tambang berproduksi. Tapi kami memulainya jauh sebelum produksi dilakukan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat adanya tambang secara berkesinambungan,” ujar Bambang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap ekonomi lokal, sampai saat ini BSI tetap memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal sebagai karyawan di lingkungan perusahaan. Sebanyak 60% persen tenaga kerja BSI berasal dari daerah ring 1 yaitu Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi. BSI juga melibatkan dua kelompok bisnis masyarakat sebagai supplier (pemasok) lokal dalam kegiatan usahanya.

Petugas PLN bekerja dengan tenang setelah musyawarah berhasil menemukan titik temu kesepahaman

Bambang menambahkan, sebagai bagian dari keterbukaan perusahaan, secara periodik BSI menjalankan berbagai kegiatan diskusi, sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para pemangku kepentingan. Selama tahun 2016, BSI tercatat telah melakukan 22 kali pertemuan, diskusi dan FGD dengan berbagai pemangku kepentingan seperti masyarakat, mahasiswa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), media, pemerintah, dan menjangkau 2100 orang.

“Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal, kami ingin memastikan bahwa bisnis BSI dapat berkesinambungan dalam jangka panjang. Selain itu, yang utama adalah BSI dapat berperan aktif dalam mendorong kemajuan ekonomi di Banyuwangi,” tandasnya.  (swa/*)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dialog Masyarakat Lancar, Konstruksi Jaringan PLN ke Tambang BSI Selesai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*