Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Dana B-Fest Milliaran Dari Pihak ketiga Tidak Jelas

Dana B-Fest Milliaran Dari Pihak ketiga Tidak Jelas

(578 Views) August 5, 2016 8:45 pm | Published by | No comment
Komisi II DPRD Banyuwangi

– Anggota Komiai II DPRD Banyuwangi, Andi Purwanto

Banyuwangi, Memorandum – ‘Misteri’ aliran dana sumbangan dari pihak ke 3 untuk pelaksanaan penyelenggaran Banyuwangi Festival (B-Fest), sedikit demi sedikit mulai terkuak. Dari beberapa kali pertemuan antara Komisi II dengan beberapa Satuan Kerja Pertangkat Daerah (SKPD) penyelenggara B-Fest, terungkap bahwa tidak sedikit sumbangan dana dari pihak ketiga yang tidak jelas muaranya.

Anggota Komisi II DPRD, Andi Purwanto, mengungkapkan, dalam sebuah pertemuan dengan salah satu SKPD beberapa waktu lalu, pernah ditanyakan perihal sumber dana dari luar Pemkab yang digunakan untuk menutup setiap kekurangan anggaran dalam penyelenggaraan sebuah even B-Fest. “Misalnya, untuk pelaksanaan salah satu even B-Fest, Pemkab (Panitia, red.) menyediakan anggaran sebesar Rp 100 juta. Tetapi untuk keseluruhan even itu menghabiskan anggaran hingga Rp 300 juta. Ketika kita tanyakan kepada SKPD yang bersangkutan, ternyata tidak bisa menjawab,” ungkap Andik Purwanto kepada Memorandum, Kamis (4/8) kemarin.

Namun, lanjut Andik, hingga saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan tentang apapun terkait temuan Komisi II. Sebab, kata Andik, masih ada SKPD penyelenggara B-Fest yang belum memberikan penjelasan. “Pekan depan kita akan kembali mengundang SKPD terkait, untuk menjelaskan keterlibatannya dalam penyelenggaraan B-Fest. Dan itu belum cukup. Karena Ketua Panitia B-Fest sendiri belum berhasil kita undang-hadirkan di Gedung DPRD ini,” ungkapnya.

Salah satu temuan menarik yang diungkap oleh Andik Purwanto adalah, pengakuan sebuah personel SKPD yang mengungkap tentang adanya dana pihak sebesar Rp 1,4 miliar. “Menurut salah satu SKPD, pernah ada masukan dana sebesar Rp 1,4 miliar untuk Panitia B-Fest. Tetapi, beberapa SKPD mengaku harus menanda-tangani kuitansi kosong untuk laporan penggunaan dana tersebut. Sementara dana sebesar itu bermuara kemana, mereka tidak tahu,” kata Andik.

Menurutnya, terkait dengan aliran sumbangan dana pihak ketiga, sejauh ini Pemkab Banyuwangi yang dalam hal ini Panitia Bi-Fest ‘selalu’ berlindung dibalik keberadaan Event Organizer (EO) penyelenggara even-even B-Fest. “Berdasarkan alur yang sudah kita temukan, masuknya sumbangan pihak ketiga itu diterima oleh EO penyelenggara, kemudian dilaporkan ke Panitia melalui perantara. Panitia kemudian baru melaporkannya kepada Bupati. Yang menjadi pertanyaan, lha EO-nya itu siapa dan dari mana, itu yang tidak jelas,” kata Andi.

Sementara ini, kata Andi, Komisi II hanya bisa memberikan ‘warning’ kepada Pemkab Banyuwangi dalam hal ini Panitia B-Fest, untuk membatasi masuknya dana sumbangan dari pihak ketiga. “Sementara ya baru itu. Kita hanya bisa memberi ‘warning’ kepada Panitia B-Fest untuk membatasi masuknya dana sumbangan pihak ketiga. Sebab, ada regulasi yang mengatur tentang itu. Sumbang pihak ketiga, apalagi itu bersumber dari dana CSR perusahaan, terlebih dahulu harus masuk dalam catatan penerimaan Kas Daerah. Setelah itu baru dikeluarkan lagi untuk digunakan. Bila ‘warning’ ini diabaikan dan tetap dilanggar, kita anggap itu sebagai temuan Komisi II untuk dilaporkan sebagai penyimpangan,” tandasnya. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dana B-Fest Milliaran Dari Pihak ketiga Tidak Jelas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*