Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » EKONOMI » Bupati Sambut Delegasi MABIMS

Bupati Sambut Delegasi MABIMS

(951 Views) October 27, 2014 11:26 am | Published by | No comment

BANYUWANGI –  Puluhan delegasi yang tergabung dalam Menteri Agama  Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura  (MABIMS) melakukan kunjungan budaya di Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (25/10).  Bupati Abdullah Azwar Anas berkesempatan menerima secara langsung para delegasi muda Islam tersebut di Pendopo Sabha Swagata, Sabtu malam kemarin.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan rasa senangnya atas kunjungan para delegasi muda Islam yang berasal dari negara-negara sahabat tersebut. Ini menunjukkan adanya hubungan yang erat diantara generasi muda  Islam di empat negara yang tergabung dalam MABIMS. “Hubungan ini menjadi modal yang penting bagi penguatan peran umat Islam dalam kemajuan dunia khususnya kawasan Asia,” kata Bupati Anas.

Bupati melanjutkan, saat ini generasi muda Islam dihadapkan oleh beberapa tantangan yang nyata. Pertama adalah tantangan teknologi Informasi (IT). Saat ini hanya dengan memiliki gadget, berbagai informasi bisa diakses dengan mudah oleh siapapun. Namun tidak ada yang bisa mengontrol  informasi apa saja yang diakses oleh anak-anak muda ini melalui gadgetnya. “ Melalui gadget seseorang bisa meraih pahala, namun bisa juga sebaliknya bila disalahgunakan. Melalui media sosial kita juga bisa mengabarkan kehidupan umat muslim Asia yang hangat dan bersahabat,”  ujar Bupati.

Tantangan berikutnya yang dihadapi generasi muda Islam adalah tantangan demografi dimana pertumbuhan umat muslim sangat tinggi di Asia khususnya Indonesia. Saat ini Banyuwangi saja penduduknya  1, 5 juta dimana  90 persennya adalah muslim. Jumlah ini akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Maka perlu adanya langkah-langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya  masalah ketenagakerjaan di masa yang akan datang. “ Tidak hanya mempersiapkan diri dengan ilmu dan ketrampilan, namun diantara generasi muslim harus memiliki pijakan yang kuat dan soliditas untuk maju bersama,” imbuh Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Anas juga menyampaikan jika  Banyuwangi adalah  kota budaya yang terus mempertahankan kearifan lokal dan juga nilai-nilai Islam yang dianut oleh mayoritas penduduknya. Termasuk  dalam pengembangan pariwisata, Banyuwangi benar-benar menjaga daerah dari efek negatif pariwisata. Salah satu contohnya dengan melarang berdirinya karaoke baru. “Kebijakan ini dianggap tidak pro investasi tapi kenyataannya justru investasi yang masuk Banyuwangi sampai 1100 persen tanpa karaoke,” ujar Bupati.

Selain itu pengembangan pariwisata di Banyuwangi juga dilakukan dengan berbasis masyarakat. Dimana masyarakat sekitar lokasi wisata terlibat dalam pengembangan pariwisata  dan merasakan manfaat ekonomi langsung dari kemajuan itu. “ Contohnya di Pulau Merah, masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan wisata dan homestay-homestay milik masyarakat hidup dan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan,” imbuh Bupati.

Bupati juga menyampaikan, Banyuwangi tidak hanya menjadi kota budaya yang berpijak pada kearifan lokal dan nilai-nilai Islam, namun juga menjadi tempat yang nyaman bagi tumbuhnya toleransi antar umat beragama. Bahkan Banyuwangi telah dinobatkan menjadi kota Compassionate city pertama di Indonesia. “Kami ingin Islam khususnya di Banyuwangi menjadi agama yang membawa kesejukan dan kedamaian bagi semua umat,” pungkas  Bupati.

Dalam kunjungan ke Banyuwangi, sebelumnya para delegasi MABIMS berkesempatan mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri Banyuwangi dan pondok Pesantren Darussalam, Blok Agung.

Dalam kesempatan tersebut  ketua delegasi Malaysia Mohamad Hariri sempat menyampaikan kekagumannya dengan Banyuwangi. Hariri juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diterima oleh delegasi MABIMS. Melihat paparan Bupati Anas tentang Pulau Merah dan beberapa tempat wisata lainnya membuat Hariri ingin kembali ke Banyuwangi. “Saya ingin kembali lagi ke Banyuwangi untuk  mengunjungi Pulau Merah tapi tidak dengan MABIMS, tapi dengan istri saya,” guraunya. (Humas & Protokol)

Categorised in:

No comment for Bupati Sambut Delegasi MABIMS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment