Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Bupati Ajak Pemangku Perkebunan dan Hutan Entaskan Kemiskinan

Bupati Ajak Pemangku Perkebunan dan Hutan Entaskan Kemiskinan

(706 Views) January 8, 2015 7:49 pm | Published by | No comment

BANYUWANGI –  Bupati Abdullah Azwar Anas menggelar pertemuan dengan para pemangku perkebunan dan hutan di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Bupati, Kamis (8/1) Bupati mengajak stakeholder di bidang sumber daya alam itu untuk mensinergikan berbagai program dalam membangun Banyuwangi. Salah satunya  program pengentasan kemiskinan.

Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran PTPN XII, Administratur Perhutani dan Gabungan Pengusaha Perkebunan, Bupati Anas mengatakan jika  wilayah perkebunan dan hutan di Banyuwangi  memiliki area yang cukup luas bahkan jumlahnya 40 persen dari total luas wilayah Banyuwangi. Lokasi perkebunan dan hutan biasanya juga berada di pelosok  yang jauh dari fasilitas pendidikan maupun kesehatan.

“Hasil identifikasi tim penanggulangan kemiskinan kabupaten, sebagian penduduk miskin yang tersisa di Banyuwangi ada di sekitar wilayah perkebunan dan hutan,” kata Bupati Anas.

Untuk itu Bupati meminta pihak perkebunan mengalokasikan  dana corporate social responsibilty  (CSR) perusahaan untuk mengurangi jumlah penduduk miskin yang ada di sekitar wilayahnya.

“Karena itulah kami mendorong pengentasan kemiskinan melalui private partnership untuk memperluas jangkauan penurunan angka kemiskinan yang ada di masyarakat. Ini adalah cara-cara baru agar penyaluran CSR lebih terukur,” kata Bupati.

Salah satu langkah yang diminta Bupati adalah menyalurkan CSR untuk melakukan bedah rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni bagi rumah warga yang ada di sekitar perkebunan dan hutan.

“Akan kita berikan data penduduknya sesuai dengan data penduduk miskin dari Badan Pusat Statistik. Nanti akhir tahun akan kita lihat berapa banyak rumah tidak layak huni yang menjadi lebih baik,” ujar Bupati.

Selain bedah rumah, Bupati Anas juga meminta pemangku hutan dan perkebunan ikut menyukseskan program pengentasan buta huruf bagi warga sekitar. Targetnya adalah orang tua di atas usia 40 tahun yang belum bisa membaca.

“Program ini cukup mudah dan tidak membutuhkan biaya besar. Ibu-ibu yang tidak bisa baca dikumpulkan di tempat yang mudah diakses dan staf pengajarnya bisa dari istri para pekerja perkebunan. Biar semangat ibu-ibu yang diundang dikasih hadiah misalnya deterjen atau sabun mandi, pasti antusias untuk datang,” cetus Bupati.

Banyuwangi sendiri dalam kurun waktu empat tahun terakhir, berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 20 persen menjadi 9 persen. Buta aksara di Banyuwangi tahun 2014 tersisa 11.737 jiwa, menurun tajam dari tahun 2011 yang 59.985 jiwa.

Terakhir Bupati juga mengajak pemangku perkebunan dan hutan bersinergi untuk membenahi infrastruktur secara bertahap. Salah satunya Bupati meminta jalan akses menuju area perkebunan bisa dibangun dengan bersama-sama. “Kami sudah membangun di beberapa lokasi seperti jalan menuju taman nasional Alas Purwo. Ke depan kerja bersama bisa lebih ditingkatkan” pinta Bupati.

Menanggapi permintaan pemkab, Manajer Wilayah I PTPN XII, Sutrisno menyatakan akan segera menindaklanjuti hal teresebut. “Sesegera mungkin. Mulai dari bedah rumah hingga pengentasan buta huruf. Data penduduk miskin hari ini langsung akan kami minta ke Pemkab,” kata Sutrisno.

Konsolidasi infrastruktur, kata Sutrisno, juga akan terus dilanjutkan. “Sinergi infrastruktur sudah kami lakukan di Sarongan. Pemkab siapkan aspal, kami material serta tenaga pekerjanya. Bentuk kerjasama ini akan kita lanjutkan,” cetus Sutrisno. (Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Bupati Ajak Pemangku Perkebunan dan Hutan Entaskan Kemiskinan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*