Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » BKKBN Gelar Aksi Genre di Banyuwangi

BKKBN Gelar Aksi Genre di Banyuwangi

(234 Views) April 20, 2017 2:11 am | Published by | No comment

– Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapaty, saat menyerahkan souvenir ke Wabuk Yusuf Widyatmoko. (foto; Istimewa)

Banyuwangi, Memorandum – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan kampanye pernikahan usia ideal di kalangan remaja di Banyuwangi. Kampanye yang dikemas dalam aksi generasi berencana (GenRe) ini digelar menarik lewat berbagai atraksi seni di Taman Blambangan Banyuwangi, Minggu (16/4).

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Surya Chandra Surapaty mengatakan Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi pada kurun tahun 2012-2045. Peristiwa yang terjadi hanya satu kali dalam sejarah perjalanan bangsa ini, menurut dia bisa menjadi berkah ataupun musibah. “Remaja merupakan SDM yang akan mengisi dan memainkan peran yang sangat penting saat Indonesia memasuki era bonus demografi pada beberapa tahun ke depan ini. Kalau kualitas pemuda kita baik, bangsa ini bisa melesat. Namun sebaliknya bila mentalnya berkualitas rendah, maka menjadi musibah bagi masa depan kita,” ujar Surya saat membuka aksi Genre 2017 di Banyuwangi.

Surya pun menyebutkan sejumlah problema remaja saat ini. Yakni pernikahan usia anak, seks pra nikah, hingga konsumsi narkoba. “Ini tiga hal masalah remaja yang harus dihindari. Remaja Indonesia harus say no to sex pra nikah, pernikahan usia anak (perempuan <21 tahun, laki <25 tahun), dan narkoba,” cetus Surya.

Surya pun menyebutkan adanya angka kelahiran pada usia perempuan 15 – 19 tahun tercatat mencapai 48 persen di Indonesia. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya melakukan sejumlah langkah, salah satunya kampanye yang dikemas dalam aksi Genre, yakni generasi yang mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik dan sehat. “Kampanye gencar kita lakukan di tingkatan bawah, melibatkan siswa, mahasiswa usia remaja. Ini agar mereka bisa melangsungkan pendidikan dengan terencana, berkarier dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan. Aksi ini kami gelar di berbagai kota di Indonesia mengingat pentingnya masalah ini,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menyatakan sangat mendukung program dari pemerintah pusat ini. Lewat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, imbuh dia, pemkab sudah melakukan kampanye pencegahan pernikahan usia anak. “Bahkan untuk mepermudah anak untuk meneruskan pendidikan yang beresiko melakukan pernikahan dini, pemkab juga sudah menyediakan beasiswa bagi mereka,” jelas Wabup Yusuf.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Mohammad Pua Jiwa menambahkan kampanye pencegahan pernikahan usia dini telah efektif menurunkan jumlah pernikahan. Tercatat di Banyuwangi pernikahan usia 15 – 19 tahun pada tahun 2014 ada 22 persen dari total angka pernikahan. Jumlah itu menurun dratis pada 2016 menjadi 12 persen. “Kampanye kami lakukan langsung di sekolah-sekolah, khususnya di wilayah pinggiran dan pedalaman. Hasilnya sangat efektif menurunkan pernikahan usia muda,” kata Pua.

Aksi Genre yang berlangsung di Banyuwangi ini melibatkan ratusan remaja, mulai dari siswa SMP, SMA, hingga mahasiswa. Aksi ini diisi dengan beragam kegiatan mulai aneka lomba, pemeriksaan kesehatan, pojok baca, dan pojok curhat. Puncak acara dimeriahkan oleh penampilan grup band Jikustik. (bud/hm)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for BKKBN Gelar Aksi Genre di Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*