Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Bermasalah, Hibah ke Petani Agro Barokah Tetap Dibagikan

Bermasalah, Hibah ke Petani Agro Barokah Tetap Dibagikan

(625 Views) July 21, 2016 11:07 am | Published by | No comment
bantuan pertanian ke KTH Agro Barokah Mulai Dibagikan

– Bantuan pertanian melalui KTH Agro Barokah, mulai dibagikan kepada petani

Banyuwangi, Memorandum – Bantuan pertanian untuk KTH Agro Barokah mulai dibagikan kepada petani. Sebanyak 35 orang petani yang siap tanam cabai, berkumpul di sekretariat KTH Agro Barokah di rumah Margono di Dusun Rimpis RT 1 RW 1 Desa Sumbersari Kecamatan Srono, Rabu (20/7).

Dengan luas lahan sekitar 7 hektar, masing-masing petani mendapat jatah bantuan berupa bibit sebanyak 3,6 pack, fungisida sebanyak 0,6 Kg, insektisida sebanyak 0,2 liter, POC sebanyak 1 liter, pupuk NPK sebanyak 50 Kg, pupuk organik 357 Kg, dolomid sebanyak 450 Kg, mulsa plastik sebanyak 38,4 Kg dengan rata-rata luas lahan petani seluas 0,20 hektar untuk rencana tanam antara bulan Agustus, Oktober dan November. Petani yang datang untuk mengambil bantuan terlebih dulu mengisi darfar hadir dan tanda tangan diatas kertas bermaterai untuk penerima bantuan. Sebelumnya, petani calon penerima bantuan dikumpulkan di sekretariat untuk diberi arahan serta sosialisasi terkait bantuan pertanian tersebut.

Mugi, salah satu petani penerima bantuan asal Dusun Swalow, Desa Sumbersari, merasa senang dengan adanya bantuan tersebut. “Saya merasa senang dengan adanya bantuan ini,” kata Mugi.

Untuk menerima bantuan ini, kata Mugi, diharuskan membayar Rp 200 ribu rupiah untuk biaya operasional. “Sebelum hari raya saya diberitahu kemudian daftar ke kelompok ini serta bayar biaya Rp 200 ribu untuk menerima bantuan ini. Katanya untuk ambil bantuan dan biaya operasional pengambilan bantuan,” ungkapnya.

Disinggung soal pertemuan hari Selasa dan nama kelompok, Mugi mengatakan, lupa dan tidak tahu. “Apa ya saya lupa nama kelompoknya. Saya juga lupa kemarin pas pertemuan ngomongin apa,” kata Mugi.

Sementara itu, Kholiq selaku PPL, menjelaskan, dari 200 anggota KTH Agro Barokah yang menerima bantuan sejumblah 35 petani dengan luas tanah seluas 7 hektar yang sudah siap menanam cabai. Sementara untuk petani lain yang belum siap dan tidak menerima bantuan, menurut , kata Kholiq, akan mendapat bantuan dikesempatan berikutnya sesuai bantuan yang diterima kelompok.

Soal tarikan, semua anggota penerima bantuan maupun tidak,  memang dimintai uang 200 ribu untuk biaya operasional dan uang kas, lanjut Koliq. Sementara untuk bantuan inventaris berupa alat akan disimpan untuk keperluan petani saat tanam, tentunya dengan ketentuan uang sewa meminjam alat dari kelompok dan tenaga pekerja yang sudah disiapkan dari kelompok. “Jadi, petani yang hendak meminjam alat inventaris akan dikenakan uang sewa dan uang tenaga bagi pekerja yang sudah disediakan dari kelompok dengan maksud meringankan beban petani daripada untuk sewa alat dari luar. Berikutnya, uang tersebut sebagian akan digunakan untuk servis alat dan uang kas,” tutur Kholiq. (fat)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Bermasalah, Hibah ke Petani Agro Barokah Tetap Dibagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*