Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Berkedok Dept Collector, Preman Rampas Motor

Berkedok Dept Collector, Preman Rampas Motor

(942 Views) January 8, 2016 3:51 pm | Published by | No comment

Dept KolektorSitubondo, Memorandum – Laporan dua kasus perampasan sepeda motor diduga melibatkan preman berkedok debt collector finance terjadi disaat Polisi sibuk menyambut kedatangan Kapolres Jawa Timur, Irjen Anton Setiyaji ke Situbondo, Kamis (7/1).

Dua peristiwa perampasan, pertama terjadi di selatan terminal Situbondo, kedua di Jalan Argopuro. Korban perampasan pertama menimpa Angga (26), warga Jalan Pemuda, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, yang mengaku dipepet 5 orang mengaku debt collector dan sempat terjadi saling tarik dan Angga gagal mempertahankan sepeda motornya karena pingsan.

Kejadian kedua, menimpa siswi SMKN 1 Prajekan, Bondowoso, Nur Halimatus Sakdiyah, warga Kecamatan Prajekan yang tiba-tiba dicegat di jalan raya Prajekan – Situbondo oleh sejumlah debt collector untuk diajak ke Situbondo, namun sesampainya di Situbondo tepatnya di jalan Argopuro, korban disuruh turun dan mereka para debt collector mengatakan jika sepeda motornya ingin ada di tangannya lagi, korban harus membayar uang sebesar Rp 2 juta.

Namun niat jahat sejumlah debt collctor sempat terhalangi karena secara kebetulan ada rombongan anggota Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) sedang melintas dan langsung berhenti sehingga sempat menggagalkan perampasan sepeda motor itu, dan para anggota LPK menyarankan korban agar mau melaporkan hal itu ke Mapolres Situbondo.

Akhirnya Nur Halimatus Sakdiyah diantar oleh LPK ke ruang SPKT Mapolres Situbondo melaporkan. Meski sempat ditolak petugas dengan dalih laporan tidak jelas, akhirnya setelah dapat penjelasan dari anggota LPK laporan diterima petugas SPKT.

“Saya dan teman saya dicegat di Prajekan dan dibawa ke Situbondo di Jalan Argopuro, sesampainya di sana, kami disuruh menebus sepeda motor saya sebesar Rp 2 juta jika sepeda motor saya ingin ditangan saya lagi, tapi saya tak punya uang,” ujar siswi SMK N 1 Prajekan tersebut di hadapan petugas, Kamis (7/1).

Ditemui terpisah, Diviisi Penagihan ADIRA FINANCE Situbondo, Cahyo mengelak jika debt collector yang selaama ini merampas milik nasabah itu adalah suruhan ADIRA.

“Kami tidak pernah tahu dengan kejadian perampasan yang tadi di jalan itu, dan tidak ada hubungannya dengan kami,” ujarnya Kamis (7/1). (nis)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Berkedok Dept Collector, Preman Rampas Motor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*