Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Berkas Perkara Dugaan Penggelapan Laba Perusahaan Dilimpahkan

Berkas Perkara Dugaan Penggelapan Laba Perusahaan Dilimpahkan

(555 Views) January 24, 2017 1:31 pm | Published by | No comment

– Tersangka Elsy Wahjuni Soegondo keluar dari ruang pemeriksaan Kejaksaan (Istimewa)

Banyuwangi, Memorandum – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan laba perusahan PT. Pelayaran Makmur Bersama (PMB) memasuki babak baru. Perkara dengan tersangka Elsy Wahjuni Soegondo, (59), dillimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemarin (23/1). usai pelimpahan tersangka langsung ditahan dan dititipkan ke Lapas Banyuwangi.

Dalam proses pelimpahan perkara atau lazim disebut proses tahap dua ini tersangka yang tinggal di Jl. Adi Sucipto No. 9, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi ini didampingi kuasa hukumnya Eko Sutrisno. Mereka langsung dihadapkan kepada JPU Budhi Cahyono. Proses pelimpahan perkara berlangsung sekitar satu jam. “Tersangka kita tahan,” kata Budhi Cahyono singkat.

Setelah proses pelimpahan, tersangka langsung dititipkan ke Lapas Banyuwangi. Tak ada sepatah katapun yang diucapkan istri dari Dr. Soebarijono itu. Dia langsung masuk ke dalam mobil Kejaksaan Negeri Banyuwangi untuk diantar ke Lapas Banyuwangi. Dalam kasus ini perempuan ini dijerat dengan pasal 372 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 378 ho pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ditemui usai proses tahap dua, Eko Sutrisno menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan. Kendati demikian dirinya akan mengupayakan hak-hak hukum untuk kliennya. Eko Sutrisno menjelaskan, pembubaran PT. PMB itu dilakukan karena pelapor belum menyetorkan modal. Sehingga Akta Perusahaan tidak bisa diproses di Kemenkumham. Akhirnya, kliennya membubarkan perusahaan tersebut dan dibentuklah perusahaan baru dengan nama yang sama. “Untuk pembuktian kita lakukan dalam persidangan saja,” tegasnya.

Dalam kasus dugaan penggelapan atau penipuan laba perusahaan ini penyidik Kepolisian juga menetapkan Dr. Soebarijono sebagai tersangka. Meski dijerat dalam kasus yang sama berkas perkara ke duanya dipisahkan. Dalam perusahaan tersebut, Elsy Wahjuni Soegondo merupakan direktur utama PT. PMB. Sedangkan Dr. Soebarijono adalah Komisaris Utama.

Berkas kasus Dr. Soebarijono juga sudah dinyatakan lengkap atau P21. Namun belum dipastikan kapan proses perkara tersebut akan dilimpahkan ke Kejaksaan. “Hari ini baru berkas tersangka Elsy Wahjuni Soegondo yang kita lakukan tahap dua,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Dewa Putu Yogantara Parsana.

Untuk diketahui Dr. Soebarijono dan Elsy Wahyuni Sugondo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang bagi hasil perusahaan PT. PMB. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang mengoperasikan kapal Trans Jawa (sebelumnya bernama Niaga Jaya 9).

Informasi yang dihimpun Memorandum, pada awal pembentukan perusahaan yang didasarkan pada akta nomor 5 tahun 2010 notaris Achmad Munif, Dr. Soebarijono, Elsy Wahyuni Sugondo bersama Rio Martin Pully beserta istrinya masuk sebagai pemegam saham. Persentase kepemilikan saham adalah Dr. Soebarijono dan Istrinya 70 % sedangkan Rio dan Istrinya 30%.

Dalam perjalanan, Dr. Soebarijono membubarkan perusahaan yang didirikan dengan dasar Akta nomor 5 tahun 2010 dan menggantinya dengan akta nomor 11 tahun 2011 dengan notaris yang sama. Namun nama Rio tidak dimasukkan karena belum menyetorkan modal sebesar Rp 45 juta. Karena perusahaan dianggap sudah mendapatkan laba dari pengoperasian Kapal Trans Jawa akhirnya Rio melaporkan Soberijono dan Istrinya ke Polisi. (jai/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Berkas Perkara Dugaan Penggelapan Laba Perusahaan Dilimpahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*