Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Beli Rumah Tidak Diakui, Lapor Polisi

Beli Rumah Tidak Diakui, Lapor Polisi

(672 Views) January 5, 2016 10:24 am | Published by | No comment
Beli Tanah Stren Lapor Polisi

Wasisno melaporkan dugaan penipuan penjualan tanah strend. Terpisah Kades Kebondalem Ikhsan SH sempat memanggil kedua belah pihak yang berseteru atas kasus penjualan tanah stren milik Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum – Kasus dugaan jual beli tanah stren (negara) yang dikuasai Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi menimbulkan konflik dibawah. Wasisno (56) warga Dusun Bondalem, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo melaporkan pemilik bangunan rumah diatas tanah Dinas Pengairan (Tanah Stren) di Polsek Bangorejo.

Kasus tersebut bermula Wasisno dan Kusnul Kotimah (36) seorang mantan TKW Singapura dipertemukan dalam persidangan di Balai Desa Kebondalem. Namun tidak ada titik temu dan akhirnya Wasino memilih lapor polisi.

Bangunan rumah itu, menurut keterangan Wasisno kepada Memorandum sudah dibeli oleh anaknya bernama Rimba Megawati (36) yang masih bekerja di Negara Singapura, senilai 75 juta rupiah. Namun saat ditanya sertifikat tidak ada, karena ada kabar bahwa tanah tersebut milik stren kali Dinas Pengairan.

Namun penjelasan Wasisno langsung dibantah Kusnul Kotimah (36) yang menegaskan, tidak merasa menjual rumah yang berada dipinggir sungai tersebut.

Dampak dari pengaduan hukum Wasisno ke polisi, berimbas kehawatiran masyarakat kurang lebih 42 kepala keluarga (KK) di Dusun Bondalem, Desa Kebondalem, hawatir ada penggusuran dari pihak Dinas Pengairan Banyuwangi.

Perkembangan kasus di Polsek Bangorejo, penyidik sudah melakukan pemanggilan beberapa orang yang dimintai keterangan terkait bangunan diatas tanah stren sungai dikuasai pemerintah daerah tersebut.

Kabarnya, penyidik sudah memanggil sejumlah kepada dusun desa Kebondalem, diantara Sugiarto, Suyono, Kusmianto dipanggil Polsek Bangorejo sebagai saksi.

Terpisah, Kepala Desa Kebondalem, Ikhsan SH dijumpai Memorandum diruangkerja, membenarkan perangkat dan warganya diperiksa terkait laporan Wasisno.

Demikian pula, Kanitreskrim Polsek Bangorejo Aiptu Gatot W, membenarkan kasus tersebut sudah ditangani serius. (swa)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Beli Rumah Tidak Diakui, Lapor Polisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*