Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Bekerjasama dengan Kemensos RI, dr. Agung Mulyono Siap Modali 20 eks Napi Rp. 5 juta per orang

Bekerjasama dengan Kemensos RI, dr. Agung Mulyono Siap Modali 20 eks Napi Rp. 5 juta per orang

(291 Views) May 1, 2017 12:50 am | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Ketua Komisi E DPR Prov. Jawa Timur, dr. Agung Mulyono bekerjasama dengan Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) siap modali 20 eks napi sebesar Rp. 5 juta per orang untuk membuka dan pengembangan usaha guna menunjang perekonomian.

Pemberian modal usaha kepada 20 mantan napi itu disampaikan dalam pelaksanaan Bimbingan sosial dan Keterampilan (Bimsostram) bagi warga binaan sosial anggaran APBN Tahun 2017 di Kantor Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar,Minggu, (30/4).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi E DPR Prov. Jatim, dr. Agung Mulyono, Kasubdit Rehsos Bekas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kemensos RI, Drs. Tedi Tresnayadi, M. Pd, Kasi Rehabilitasi Dinas Sosial Prov. Jatim, Yusmanu, S.ST, Kepala Dinas Sosial Banyuwangi, Dra. Peni Handayani, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Muncar, dan 20 mantan napi.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi E DPR Prov. Jatim, dr. Agung Mulyono mengatakan, bantuan kepada 20 mantan napi ini merupakan stimulan usaha yang bertujuan untuk peningkatan sumber daya manusia dan rangsangan modal dengan harapan setelah dibantu untuk membuka usaha, mantan napi ini bisa fokus berwirausaha dan tidak melakukan tindak kriminal lagi.

Apabila dikemudian hari setelah diberi modal usaha tapi melakukan tindak kriminal, nanti akan diberi pembinaan khusus. Untuk itu perlu adanya monitoring, cetus dr. Agung.

Harapan setelah diberikannya bantuan permodalan ini, lanjut dr Agung, para eks napi ini bisa mengembangkan usaha yang diminatinya tersebut. “Dan kami siap bantu dan tambah permodalannya jika usahanya bisa berkembang. Jika diperlukan adanya pinjaman dari Bank, kita juga akan rekomendasikan Bank Jatim yang bunganya di bawah 10 persen, ” jelas dr. Agung.

Sementara itu, Kasubdit Rehsos Bekas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kemensos RI, Drs.Tedi Tresnayadi, M.Pd menerangkan, pemberian modal kepada mantan napi ini dinilai cukup menarik, apalagi untuk ketrampilan berwirausaha. Dan di Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi merupakan  yang pertama untuk pemberian modal kepada mantan napi ini.

Menurut data yang diperoleh Kemensos RI, ada 20 mantan napi yang siap untuk membuka usaha. Dari 20 orang tersebut, 12 orang memilih untuk membuka usaha bengkel, buka usaha mebel sebanyak 4 orang, buka usaha cucian motor dan pertanian masing-masing sebanyak 2 orang. Masing-masing mantan napi tersebut akan mendapatkan bantuan cash transfer sebesar Rp. 5 juta.

“Untuk itu, Kemensos RI siap bantu permodalannya, asal ada minat dan konsisten supaya usaha yang digeluti dapat berkembang,” pungkas Tedi.

Terpisah, Kasi Rehabilitasi Dinas Sosial Prov. Jatim, Yusmanu, S.ST menuturkan, pemberian bantuan kepada mantan napi ini juga bertujuan untuk melatih usaha ekonomi produktif sesuai keinginan dan minat usaha yang ingin digeluti para mantan napi tersebut.

Cash transfer sebanyak Rp. 5 juta ini akan kami berikan langsung kepada rekening mereka untuk membelanjakan sendiri sesuai kebutuhan usaha yang diinginkan atau yang sedang digeluti. “Yang penting ada kemauan, masalah skill itu bisa dipelajari,” tambah Yusmanu.

Untuk mendapat bantuan ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain mereka harus mantan narapidana, usia 19-59 tahun (usia produktif), memiliki surat keterangan bebas, serta diprioritaskan dalam ekonomi menengah ke bawah.

“Oleh karena itu kita lakukan verifikasi data, agar jangan sampai mereka yang kaya malah mendapat bantuan. Mantan napi yang pernah terlibat kasus Tipikor juga tidak kita perbolehkan untuk mendapat bantuan,” demikian Yusmanu.

Usai kegiatan, Memorandum juga berhasil mengkonfirmasi salah satu mantan napi yakni, Wakidi (58) warga asal Desa Tapanrejo Kecamatan muncar menyampaikan, rasa terimakasih kepada pihak terkait atas kepeduliannya kepada mantan napi.

Wakidi berjanji, nanti setelah dapat modal akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan membuka usaha cucian motor. ” Uang 5 juta yang saya dapat nanti akan saya gunakan untuk buka usaha cuci motor, uangnya akan saya belikan kompresor dan beberapa peralatan yang dibutuhkan, setelah itu tinggal saya kembangkan,” tukasnya. (fat)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Bekerjasama dengan Kemensos RI, dr. Agung Mulyono Siap Modali 20 eks Napi Rp. 5 juta per orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*