Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Banyuwangi Terima IGA 2016 dari The La Tofi School of CSR

Banyuwangi Terima IGA 2016 dari The La Tofi School of CSR

(599 Views) May 24, 2016 1:53 pm | Published by | No comment
Penghargaan Bwi

Sekdakab H. Slamet Karyono, Msi menerima pengharagaan

Banyuwangi, Memorandum  – Pemkab Banyuwangi menerima penghargaan “Indonesia Green Awards (IGA) 2016” atas komitmen dan kebijakannya dalam membangun wilayahnya dengan mengedepankan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan.

Penghargaan “Indonesia Green Awards 2016” yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup dan Kementerian Perindustrian itu berlangsung di Taman Tebet, Jakarta, Sabtu (21/05).

Penghargaan “Indonesia Green Awards 2016” tersebut diserahkan oleh Chairman The La Tofi School of CSR La Tofi dan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup RI – yang juga merupakan Ketua Dewan Juri IGA 2016 – Hadi Daryanto kepada Sekretaris Kabupaten Banyuwangi H. Slamet Kariyono, MSi.

Sekkab Slamet mengungkapkan bahwa program-program pemeliharaan dan pelestarian lingkungan yang dilakukan pemkab bukan hanya bentuk komitmen pemerintah, tapi merupakan bentuk keseriusan Banyuwangi dalam menghadapi global warming yang semakin ekstrim. Keseriusan itu diwujudkan lewat sejumlah regulasi yang telah diterapkan di Banyuwangi. Antara lain regulasi yang menyatakan penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) bisa dikeluarkan bila bangunan tersebut memiliki lahan hijau minimal 30 persen dari luas total lahan.

“Minimal lahan hijau dibanding luas bangunan yang ada di Banyuwangi komposisinya 30 : 70, bila di bawah 30 persen  tidak akan kami keluarkan. Itu terutama juga berlaku untuk pengembang perumahan, dan kantor-kantor” ujar Slamet.

Selain itu, imbuh Slamet, program-program pembangunan pemkab juga dinilai berwawasan lingkungan. Mulai dari festival toilet bersih, kali (sungai) bersih, hingga sedekah oksigen. “Program-program pembangunan kami dianggap mengusung konsep sustainable development, pembangunannya dianggap berwawasan lingkungan. Dan yang paling penting, program kami mampu mengajak masyarakat berpartisipasi dalam  penyelamatan lingkungan,” pungkas Slamet. (coi/hm)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Banyuwangi Terima IGA 2016 dari The La Tofi School of CSR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*