Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Banyuwangi Inspires Andra Matin, Yori Antar, Adi Purnomo

Banyuwangi Inspires Andra Matin, Yori Antar, Adi Purnomo

(1631 Views) February 18, 2014 8:25 am | Published by | No comment

BANYUWANGI –  Dalam membangun sebuah daerah dengan menonjolkan bangunan yang  modern tetapi tetap tidak meninggalkan karekteristik dan ciri khas lokal, Bupati Abdullah Azwar Anas melibatkan sejumlah  arsitek nasional untuk mendesain beberapa bangunan. Mereka antara lain Yori Antar, Andra Matin, Budi Pradono, Adi Purnomo serta Ahmad Djuhara dan isterinya, Wendy Djuhara.

Bahkan, untuk berbagi ide dan kreatif membangun Banyuwangi, Bupati Anas mengundang para arsitek itu ke Banyuwangi untuk sharing dan beradu imajinasi membuat Banyuwangi dikenal. “Kami sengaja undang para arsitek ini untuk menunjukkan karya hebat mereka kepada kita semua dan selanjutnya sharing bagaimana membangun Banyuwangi agar tetap pada karakteristiknya, tentunya sesuai ciri khas desain para arsitek,” ujar Bupati Anas saat berdialog dengan para arsitek di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Selasa (18/2).

Selain itu, kata Bupati Anas, dengan kehadiran para arsitek ini bisa menambah spirit arsitek lokal untuk bersama-sama ikut membangun Banyuwangi. “Untuk desain dari mereka, untuk yang lain kami tetap melibatkan arsitek lokal sehingga ada kombinasi yang bagus dalam membangun Banyuwangi,” ujar Bupati Anas.

Dalam dialog arsitek yang juga dihadiri Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Samsudin Adlawi, dan sejumlah Kepala SKPD ini, Yori Antar,  seorang arsitek yang begitu prihatin melihat gejala bahwa arsitektur tradisional di negeri ini terancam punah dan terlupakan di antara megahnya bangunan modern ini menyatakan, bangga ikut membangun Banyuwangi. Arsitek muda ini, kebagian mendesain museum dan perpustakaan modern yang akan dibangun di pusat kota Kecamatan Genteng.

Dalam paparan singkatnya, Yori yang datang ke Banyuwangi bersama timnya menyatakan ingin segera menyumbangkan pikiran dan gagasan untuk membangun Banyuwangi. “Banyuwangi penuh keelokan lokal dan memiliki arsitektur nusantara yang khas. Dalam membangunnya saya tetap ingin menjaga kelestariannya, sehingga bangunan moderen yang jadi tetap inspiring kelokalan yang ada. Yang terpenting bangunan bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujar arsitek yang telah membangun rumah-rumah adat seantero nusantara ini.

Sementara itu, Andra Matin yang siang itu juga hadir sangat inspiratif mendesain Banyuwangi untuk menjadi daerah yang dikenal orang dengan eksotisme alamnya yang natural namun tetap ada unsur modern. Arsitek terbaik 101 dunia ini, menyatakan dalam mendesain setiap bangunan yang ada di Banyuwangi selalu dengan hati. Sebagai wujudnya, Aula Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi yang atapnya mencirikan kekhasan adat suku Using merupakan desain Andra Matin.  Wisma Blambangan dan destinasi wisata baru, yakni, Resort Using yang ada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah juga didesain oleh  Andra Matin dengan konsep go green tetapi tetap natural dan eksotis. Di tahun 2014 ini, Andra Matin telah menyelesaikan desain Bandara Blimbingsari.

Eksistensi Andra Matin tidak perlu diragukan lagi. Dia seorang arsitek yang karya-karyanya diakui dunia, seperti gedung kantor Le Bo Ye Graphic Design dan Gedung Dua8 di Kemang, Jakarta Selatan serta Conrad Chapel di Bali. Hanya menariknya, dalam dialognya bersama Bupati, arsitek kondang ini  ingin belajar  mendesain dengan arsitek lokal.

Selain Yori Antar dan Andra Matin yang berdialog dengan Bupati Anas, ada Ahmad Djuhara dan isterinya Wendy Djuhara, yang hadir dalam dialog ini. Pasangan arsitektur ini juga memberikan gagasan yang sama untuk membangun Banyuwangi.“Dengan jiwa kami, kami juga ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Banyuwangi,” ujar Wendy Djuhara.

Sementara Adi Purnomo telah menyelesaikan renovasi bangunan yang ada di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, termasuk guest house dan masjid cantik. Juga Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Makam Pahlawan Wisma Raga Satria. Sedangkan Budi Pradono, di tahun ini akan menyelesaikan fasilitas olah raga, diantaranya Stadion  Diponegoro dan GOR Tawangalun (Humas & Protokol)

Categorised in:

No comment for Banyuwangi Inspires Andra Matin, Yori Antar, Adi Purnomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*