Thursday, August 6, 2020
Home EKONOMI Bangladesh Pesan 18 Kapal Produksi Banyuwangi

Bangladesh Pesan 18 Kapal Produksi Banyuwangi

BANYUWANGI – Industri maritim di Kabupaten Banyuwangi terus bergeliat. Setelah sebelumnya TNI AL Indonesia memesan kapal perang canggih berupa kapal cepat rudal Trimaran, kali ini giliran Angkatan Laut Bangladesh memesan delapan belas unit coast guard sebagai pelengkap alat keamanan negara tersebut.

Deputy Director General Bangladesh Coast Guard, Commodore Yahya Syed, mengunjungi Banyuwangi, Selasa (28/10/2014). Dia mengatakan, Bangladesh memiliki kawasan laut yang luas yang berbatasan langsung dengan Myanmar dan India. Negara ini juga memiliki banyak pulau-pulau kecil yang pengawasannya tidak bisa dijangkau oleh kapal-kapal besar. “Kami dituntut tanggung jawab yang besar untuk mengamankan wilayah kami. Maka kami memperbanyak kapal-kapal untuk patroli keamanan. Selain itu kapal-kapal ini juga untuk mendukung blue economy yang kami terapkan,” kata Syed.

Syed melanjutkan, ada beberapa alasan dipilihnya industri galangan kapal di Banyuwangi untuk melengkapi armada kemanan di negaranya. Industri kapal di Banyuwangi diangap memiliki teknologi canggih yang tidak banyak dimiliki oleh industri serupa dinegara-negara lain di mana bahan kapal diproduksi menggunakan serat fiber yang kuat dan tahan korosi. “Hanya sedikit perusahaan kapal di dunia yang menggunakan serat fiber, hanya di Eropa. Dan Indonesia ternyata memperoduksinya. Kami juga telah melihat profil perusahaan dan yakin kalau perusahaan ini akan menjadi yang terbaik di dunia,” imbuh Syed.

Tidak hanya sekadar memesan kapal, kerjasama ini juga menjadi media untuk transfer teknologi antara Bangladesh dan Indonesia dalam bidang perkapalan. Perusahaan kapal Bangladesh bahkan menempatkan enam stafnya untuk terlibat dalam peroses pembuatan kapal.

Bangladesh memesan kapal tersebut di salah satu industri galangan kapal di Banyuwangi, yaitu PT Lundin Industry Invest. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas turut bangga dengan keberadaan industri kapal di Banyuwangi yang terus memperoleh kepercayaan dari pasar. Industri perkapalan di Banyuwangi mempunyai ahli desain kapal dari berbagai negara seperti Inggris dan Australia. “Yang membanggakan, SDM dari Indonesia dan khususnya Banyuwangi sudah mulai dipercaya untuk mendesain atau menggambar. Saya berharap ke depan dengan transfer teknologi dan pengetahuan, akan muncul ahli perkapalan dari Banyuwangi,” tuturnya.

Anas menegaskan akan terus mendorong industri strategis untuk terus tumbuh di Banyuwangi. Salah satunya industri yang mendukung penguatan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia. “Banyuwangi sudah memulai langkah penguatan sektor maritim sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo,” ujar Anas.

Selain industri kapal berteknologi canggih, Banyuwangi juga akan memproduksi mobil listrik dari Swedia.

Direktur PT. Lundin Industry Invest Lizza Lundin mengatakan, pemesanan 18 unit kapal patroli dari Bangladesh tersebut bernilai Rp75 miliar. Proses pengerjaan kapal dilakukan dengan sistem pararel hingga ditargetkan seluruh pesanan akan rampung dalam kurun satu tahun. “Ini merupakan produk baru kami yang awalnya kami ikutkan dalam pameran maritim di Jakarta. Ternyata sambutannya sangat baik dan Bangladesh menjadi negara asing pertama yang memesan kapal jenis ini,” ujar Lizza.

Kedelapan belas Kapal yang dipesan oleh angkatan laut Bangladesh merupakan tipe X12 High Speed Patrol Boat, monohold (lambung tunggal). Dengan spesifikasi panjang keseluruhan 11,70 meter, panjang haluan 9,60 m, panjang balok 3,54 m, lambung yang terendam dalam air 0,84 m, kecepatan maksimum 35 knot, kapasitas bahan bakar 2×675 litres,dan memiliki dua mesin utama. “Sebelum dikirim ke Bangladesh nantinya kapal-kapal ini akan melalui test tank di Indonesia, Australia dan New Zealand,” kata Lizza.

Selama ini PT. Lundin Industry Invest sendiri telah banyak memenuhi pesanan kapal dari berbagai negara seperti Amerika, Rusia, Australia, Malaysia, Brunai, Thailand, Swedia, Hongkong, dan kawasan Timur Tengah.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia