Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Atase Pertahanan 14 Negara Kagumi Seni Budaya Banyuwangi

Atase Pertahanan 14 Negara Kagumi Seni Budaya Banyuwangi

(1225 Views) June 4, 2014 4:18 am | Published by | No comment

kesenianBANYUWANGI – Di tengah padatnya Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014 di Asembagus, Situbondo sebanyak 14 atase pertahanan dari negara-negara sahabat berkunjung ke Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren, Selasa malam (3/6). Mereka diundang secara khusus untuk melihat lebih dekat budaya Bumi Blambangan dan merasakan kenikmatan kopi khas Banyuwangi.

Atase militer yang datang antara lain Atase Pertahanan Kedubes Amerika Serikat, Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Singapura, Pakistan, Iran, Vietnam, Rusia, Korsel, Brasil, India, dan Prancis.

Saat datang, rombongan atase militer tersebut langsung disambut dengan atraksi kesenian gedogan, angklung paglak dan Biola Gandrung. Mereka pun langsung antusias dengan sambutan yang sangat unik ini.

Seperti yang diungkapkan atase pertahanan Vietnam Col. Phung Qung Tao tentang musik Gedogan.  Atraksi  musik yang menggunakan lesung dan penumbuk padi yang dibawakan oleh para wanita tua Kemiren. “Saya ingat di negara saya juga masih ada orang-orang yang menumbuk padi, tapi tidak punya pertunjukkan seperti ini, sangat bagus. Dan ternyata bisa menghasilkan ritme musik yang indah” kata Phung Qung Tao.

Setelah menikmati Gedogan, rombongan langsung disuguhkan tarian selamat datang, Jejer Gandrung yang diiringi pemain musik tradisional. Saat menikmati tari Gandrung, mereka dikejutkan penari Gandrung yang tiba-tiba mengalungi mereka selendang dan mengajak menari bersama. Bukannya kikuk, mereka malah larut mengikuti gerakan penari dan alunan musik Gandrung. Para atase militer yang nampak tegas dan berwibawa itu ternyata bisa menari juga.

Bukan hanya kesenian yang mampu memikat para atase pertahanan tersebut, kopi Using khas Banyuwangi yang disuguhkan malam itu mampu menambah keterpikatan mereka pada Banyuwangi. “Aroma dan rasanya luar biasa,” kata Col. Lawrence The Yew Kiat, Atase pertahanan Singapura sesaat setelah menikmati kopi olahan Desa Kemiren.

Para atase pertahanan langsung penasaran bagaimana pembuatan kopi tersebut. Pemilik Sanggar Genjah Arum, Iwan Subekti pun didaulat memeragakan melakukan seluruh proses pembuatan kopi. Sekali lagi, menambah kekaguman mereka pada budaya Banyuwangi.

Semua kesenian dan suguhan yang diberikan pada malam itu rupanya mampu membawa kesan mendalam bagi para atase militer. Mulai dari atrasksi seninya, cita rasa khas kopi Using, hingga arsitektur rumah Using. Bahkan mereka ingin datang lagi dengan membawa keluarganya datang ke Banyuwangi. “Malam ini sangat luar biasa, semuanya masih alami, sangat indah. Saya ingin datang lagi membawa keluarga kesini,” kata Col Flavio Mendoca, Atase Pertahanan Brazil.

Sementara itu Komandan Korem 083 Baladhika Jaya Kolonel Arm Totok Imam mengaku takjub dengan ide Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang mengundang para atase ini. Menurutnya, sangat jarang seorang kepala daerah memiliki pemikiran memanfaatkan moment mengundang tamu negara untuk menikmati keindahan seni dan budaya Banyuwangi.

“Sangat jarang ada bupati mau memanfaatkan moment seperti ini. Mereka tadi sangat antusias denganheritage di sini. Biasanya yang diliat hingar bingar disco, justru di sini mereka disuguhkan hal yang tradisional dan dikemas apik,” kata Danrem.(Humas Protokol)kesenian

Categorised in:

No comment for Atase Pertahanan 14 Negara Kagumi Seni Budaya Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*