Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Antisipasi Isu SARA, Polres Banyuwangi Rangkul Tokoh Agama

Antisipasi Isu SARA, Polres Banyuwangi Rangkul Tokoh Agama

(495 Views) August 4, 2016 10:49 pm | Published by | No comment
Polres - Agama Banyuwangi

Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto bersama anggota FKUB dan MUI sepakat menjaga kerukunan antar umat beragama di Banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum – Untuk mengantisipasi kerusuhan disebabkan SARA di Tanjungbali, Jajaran Polres Banyuwangi melakukan koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi.

Pertemuan itu dilakukan di ruang rupatama Polres Banyuwangi kemarin. Hadir seluruh perwakilan dari umat Hindu, Budha, Kristen, Katolik, dan beberapa ormas islam. Hadir juga ketua MUI Banyuwangi M. Yamin dan seluruh Kapolsek jajaran Polres Banyuwangi.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Budi Mulyanto menyatakan, pada dasarnya setiap permasalahan yang terjadi pasti dapat diselesaikan dengan baik. Itu menurutnya tergantung pada niat dan bagaimana cara menyelesaikannya.

“Komunikasi ini akan kita tindak lanjut hingga ke tingkat kecamatan yang akan di fasilitasi para Kapolsek dan di tingkat Desa oleh Babinkamtibmas,” jelasnya.

Lebih jauh menurutnya, kerukunan umat beragama jangan sampai hanya terkesan lip service  saja. Namun hal itu harus benar-benar terwujud dan terimplementasi hingga ke tataran bawah yakni masyarakat yang ada di tingkat Desa.

Dalam kesempatan yang sama,Ketua MUI Banyuwangi, M. Yamin menyatakan, jika terjadi konflik menurutnya akan lebih baik diselesaikan secara internal dulu. Jika ditataran internal sudah tidak bisa diselasaikan barulah melibatkan FKUB.

Sementara itu, perwakilan dari parisada Hindu, I Wayan Mertha meminta kepada semua pihak agar dalam setiap kegiatan yang melibatkan pemuda selalu menyampaikan masalah wawasan kebangsaan. Karena hal itu menurutnya sangat penting untuk menumbuhkan semangat kerukunan.

Di Banyuwangi sendiri menurutnya hubunga antar umat beragama sangat harmonis. Dia mencontohkan di wilayah Banyuwangi selatan. Saat umat Hindu sedang menjalankan ibadah, orang-orang yang menjaga keamanan termasuk parkir dan memasak adalah umat dari agama lain. “Ini yang harus kita tularkan ke tempat lain,” jelasnya. (jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Antisipasi Isu SARA, Polres Banyuwangi Rangkul Tokoh Agama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*