Anas Pamit Ribuan Anak Yatim

985 views
banner 468x60)

Banyuwangi, Memorandum – Selasa, 20 Oktober 2015 besok, H Abdullah Azwar Anas dan Yusuf Widyatmoko akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi periode 2010 – 2015.

Menandai berakhirnya masa tugas tersebut, sejak beberapa hari lalu melalui berbagai kesempatan Bupati Anas telah berpamitan kepada masyarakat, termasuk kepada ribuan Anak-anak Yatim.

H. Abdullah Azwar Anas berpamitan Kepada Anak Yatim

H. Abdullah Azwar Anas berpamitan Kepada Anak Yatim

Dihadapan Anak-anak Yatim yang tengah mengikuti acara Festival Anak Yatim di halaman Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Minggu (18/10) sore kemarin, Bupati Anas mohon agar didoakan untuk keselamatannya baik selama memimpin maupun setelah memimpin Banyuwangi.

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Bupati Anas langsung menyampaikan bahwa dalam tahun anggaran 2016 mendatang Pemkab Banyuwangi akan memberikan beasiswa kepada anak-anak yatim yang berprestasi dan anak-anak yang Khatam Al Qur’an. “Pejabat wajib memfasilitasi anak-anak yatim agar mereka bisa terus melajar dengan baik,” kata Bupati Anas, yang disambut suka-cita anak-anak yatim yang berdatangan dari berbagai penjuru Banyuwangi.

Sementara itu, rekam jejak Abdullah Azwar Anas – Yusuf Widyatmoko selama memimpin Banyuwangi mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan, termasuk kalangan muda dan aktifis LSM.

Ketua DPC Suara Independent Rakyat Indonesia (SIRI) Banyuwangi, Malik Barkah, menilai bahwa Anas adalah sosok pemimpin muda yang visioner dan memiliki leadership yang kuat. “Cuma kadang terlalu elitis. Kita berharap, jika terpilih lagi nanti agar bisa lebih mem-bumi dan mau berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat,” kata Malik Barkah, yang disampaikan melalui Memo, Minggu (18/10) kemarin.

Hal senada juga diungkap oleh Koordinator Kaukus Muda Banyuwangi, (KMB) Fajar Isnaini, SE. Menurutnya, secara makro kepemimpinan Abdullah Azwar Anas bisa membawa Banyuwangi menjadi lebih baik. “Yang terpenting, Anas harus lebih bisa menerima masukan dan kritik sebagai obat bagi pemerintahannya,” kata Fajar Isnaini. (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*