Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2017 Turun Tidak Sesuai RDKK

Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2017 Turun Tidak Sesuai RDKK

(809 Views) January 22, 2017 11:55 pm | Published by | No comment

Drs. H. Arief Setiawan, MM : Petani Harus Gunakan Pola Pupuk Berimbang

Banyuwangi. Memorandum – Alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Banyuwangi di Tahun 2017, mengalami penurunan dan tidak sesuai dengan usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani. Hal tersebut berdasar atas Peraturan Menteri Pertanian No. 69 tahun 2016 tentang alokasi dan HET pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2017, kuota pupuk secara nasional diturunkan.

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi,Drs. H. Arief Setiawan, MM mengatakan, kebutuhan pupuk di kabupaten Banyuwangi, sebenarnya cukup besar, sesuai dengan RDKK, kebutuhan pupuk bersubsidi jenis Urea sebanyak 88.677,68 Ton, tetapi alokasi yang akan diterima hanya 57.895 Ton, hanya tersedia 65 persen.  Kemudian untuk pupuk bersubsidi jenis ZA, RDKK yang diusulkan sebanyak 49.039,8 Ton, yang dialokasikan oleh pemerintah hanya 21.050 Ton atau 48,98 persen.

“ Untuk tahun 2017 ini, alokasi pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan RDKK, mengalami penurunan “ ucap Arief Setiawan saat dikonfirmasi Memorandum, Sabtu (21/01/2017) di AIL Rogojampi.

Guna mengatisipasi kekurangan pupuk bersubsidi, dampak dari pengurangan kuota tersebut,  Dinas Pertanian, menganjurkan petani mengunakan pupuk organik dengan pola berimbang, sehingga ketergantungan pada pupuk kimia akan berkurang.

“ Kita ingin merubah mindset petani,agar tidak terlalu mengandalkan pupuk an organik” ungkap mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi.

Selain itu, pihaknya secara bertahap, juga akan memberikan pelatihan pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan kepada kelompok tani di Banyuwangi.  Dinas pertanian, tahun 2017, menargetkan luas tanaman padi 124 Hektar dengan tingkat produktifitas 6,53 Ton per hektar. (ydi)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2017 Turun Tidak Sesuai RDKK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*