Aksi Mogok Makan Berakhir, 3 orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

531 views
banner 468x60)

Banyuwangi, Memorandum – Tiga orang warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang melakukan aksi mogok makan harus dilarikan ke rumah sakit, Senin (21/3) pagi kemarin. Mereka harus menjalani perawatan karena kondisinya semakin lemah. Bahkan diantara mereka ada yang pingsan sehingga harus segera mendapatkan perawatan khusus.

Ketiga orang itu dilarikan ke rumah sakit Fatimah sekitar puku 10.00 WIB. Ketiganya langsung mendapatkan perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSI Fatimah.  “Ada tiga orang yang dibawa ke sini, salah satunya dalam kondisi pingsan,” ujar dr. Faiq, dokter jaga di UGD RSI Fatimah.

Menurutnya, kondisi ketiga orang itu menurut Faiq sudah sangat lemah. Ini dikarenakan mereka kurang suplai makanan dan minuman. Tadi langsung kami berikan perawatan dan air gula untuk segera memulihkan tenaganya. Setelah dua jam menjalani perawatan, mereka langsung pulang. “Setelah kita lakukan perawatan kondisinya semakin baik,” katanya.

Sementara itu, menyusul kejadian tiga orang rekannya yang harus dirawat di rumah sakit, warga Desa Sumberagung yang melakukan aksi mogok makan akhirnya mengakhiri aksinya. Mereka langsung membubarkan diri bersamaan dengan dibawanya ketiga temannya ke rumah sakit.

Pengacara warga Desa Sumberagung, Amrullah, menyatakan, warga yang melakukan aksi mogok makan terpaksa mengakhiri aksinya sebagai bentuk solidaritas pada rekannya yang kini harus menjalani perawatan. “Mereka mengakhiri kegiatannya untuk solidaritas kepada temannya,” jelasnya.

Seperti diketahui, 15 orang warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran melakukan aksi mogok makan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Banyuwangi yang lokasinya berhadapan dengan kantor Bupati Banyuwangi. Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan tambang emas yang dilakukan di Tumpang Pitu. (jai)

Sumber : Koran Harian Memorandum

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*