Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » 5 Perampok Bersenjata Api Didor

5 Perampok Bersenjata Api Didor

(703 Views) November 4, 2016 10:08 am | Published by | No comment

Dihadiahi Timah Panas Usai Beraksi Di Rumah Jamhari

5-kawanan-rampok-bersenjata-api-dilumpuhkan

– Anggota kawanan perampok dihadiahi timah panas. Kasat Reskrim, AKP Dewa Putu Yogantara, menunjukkan senjata api rakitan yang disita ketika mendampingi Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto(insert)

Banyuwangi, Memorandum – Kawanan rampok yang beraksi di rumah Jamhari, (57), warga Dusun Wonosari, Kelurahan Sobo, Banyuwangi berhasil dibekuk tim resmob Polres Banyuwangi. Lima pelaku yang berhasil diamankan. Seluruhnya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mengancam keselamatan petugas Kepolisian. Polisi menyita senjata api rakitan dari para pelaku.

Identitas tersangka masing-masing Edi Saputro, (29), warga Dusun Sumberwangi, Desa Wonosobo,Kecamatan Srono, Hariyanto, (42), warga Dusun Karangbaru, Desa Alasbulu, Kecamatan Wongsorejo, Sairi alias Siri, (45), warga Dusun Gunung Remuk, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Mat Solikin alias mas Gatot, (50), warga  Dusun Sambirejo, Desa Kedung Agung, Kecamatan Bangorejo dan M. Sokib, (40), warga Dusun Sumberagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Budi Mulyanto menyatakan, terungkapnya kasus ini merupakn hasil kerja keras tim Resmob Polres Banyuwangi bersama Buser Polsek Banyuwangi. Mereka secara konprehensif mempelajari setiap petunjuk dan jejak khususnya yang ditemukan di TKP. “Awalnya kita tangkap penadahnya lalu berhasil kita kembangkan ke pelaku utamanya,” jelas mantan Kapolres Sampang ini.

Para pelaku, lanjutnya, tergolong sadis dalam aksinya. Menurut pria ini, mereka tidak segan-segan melukai korban atau bahkan menghilangkan nyawa korban jika terdesak.  Dalam aksinya, kata Dia, para pelaku biasa beraksi dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api. “Ada dua unit senjata api rakitan yang berhasil kita sita dari para pelaku,” bebernya.

Senjata api yang sempat ditodongkan pelaku kepada Jamhari  itu, lanjut Budi Mulyanto, menurut keterangan para pelaku didapatkan dari luar Banyuwangi. Untuk kepentingan penyelidikan, Polisi merahasiakan nama kota tersebut. Sebab Budi Mulyanto ingin membongkar peredaran senjata api ini hingga ke produsennya.

Mengenai motif dari perampokan tersebut, Polisi asal kota Batang ini menyebut, mereka merampok murni sebagai mata pencaharian sehari-hari. Wajar saja, sebab para pelaku rata-rata merupakan residivis kasus yang sama. Mereka sudah dua hingga tiga kali keluar masuk penjara.

Kelima perampok ini, seluruhnya dihadiahi dengan timah panas di bagian kakinya. Kapolres menyatakan, tembakan itu untuk melumpuhkan mereka. Sebab mereka melakukan upaya yang bisa membahayakan petugas. “Kami tidak mau berspekulasi sehingga akhirnya kita lumpuhkan. Kita lumpuhkan  agar bisa mendalami dan mengembangkan kasus ini lebih maksimal,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, sebenarnya ada enam pelaku yang beraksi di rumah Jamhari. Seorang lagi masih dalam pengejaran. Dia menghimbau pelaku segera menyerahkan diri sebab identitas dan alamatnya sudah teridentifikasi.

Perampokan tersebut, menurut Budi Mulyanto sudah direncanakan pelaku secara matang. Sebelumnya, pelaku sudah melakukan survey lokasi hingga menentukan hari dan jam untuk beraksi. “Setiap pelaku memiliki peran masing-masing dalam aksi perampokan tersebut, semua sudah direncanakan,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa Dua unit HP milik korban, 2 tas, dua unit sepeda motor Honda Kharisma, satu unit Honda revo, satu unit Honda vario, sebuah penutup wajah, dan dua unit senjata api rakitan yang masih berisi amunisi. Para tersangka dijerat dengan pasal 265 ayat (1) dan (2) ke 1, 2, 3, KUHP. (jai/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for 5 Perampok Bersenjata Api Didor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*