Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » 33 Anak Tidak Mampu Ikut Khitanan Massal Di Polres Banyuwangi

33 Anak Tidak Mampu Ikut Khitanan Massal Di Polres Banyuwangi

(619 Views) September 26, 2016 3:24 pm | Published by | No comment

anak-tidak-mampu-ikut-khitanan-massal-di-polres-banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum – Puluhan anak-anak mengikuti khitanan massal di Polres Banyuwangi Sabtu (24/9). Khitanan massal itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Korps Lalu lintas yang ke-61. Mereka yang menjalani khitanan massal merupakan anak-anak dari kalangan keluarga tidak mampu.

Khitanan massal ini dilakukan di Gedung Dhira Bhrata Polres Banyuwangi. Acara itu dibuka Wakapolres Banyuwangi Kompol M. Yusuf Usman. Setelah menyampaikan prakata pembuka, orang nomor 2 di jajaran Polres Banyuwangi ini menyaksikan langsung prosesi khitanan bersama Kasat Lantas AKP Samirin dan pejabat Polres yang lain.

Berbagai reaksi dan ekspresi terlihat dari wajah  anak-anak yang menjalani khitanan massal. Ada yang menangis saat petugas medis mulai membersihkan “burungnya”. Namun justru diam saat dikhitan. Ada juga peserta yang menangis saat masih menunggu antrian. “Anak saya menangis karena dengar ada yang menangis,” ujar seorang ibu yang berusaha menenangkan anaknya yang sedang menangis.

Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Samirin menyatakan, khitanan massal itu merupakan saah satu rangkaian bakti sosial yang dilakukan Polres Banyuwangi khususnya Satlantas dalam rangka HUT Lalu Lintas ke-61. Peserta khitanan massal seluruhnya ada 33 anak. “Mereka berasal dari kalangan tidak mampu di seluruh Banyuwangi,” jelas perwira kelahiran kota Nganjuk ini.

Pemilihan peserta khitanan massal ini, lanjutnya melibatkan jajaran Polsek di seluruh Banyuwangi. Masing-masing Polsek rata-rata mengirimkan satu orang anak untuk dikhitankan. Dalam khitanan massal ini, pihak pihaknya mengundang tim medis yang sudah ahli dalam masalah khitanan.

Mengenai biaya, Samirin menegaskan, untuk peserta khitanan massal ini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Tidak hanya gratis, setelah dikhitan, anak-anak juga diberi bingkisan berupa tas sekolah, baju koko dan sejumlah uang. “Semuanya gratis, ini bagian dari upaya kita agar lebih dekat dengan masyarakat dan keberadaan kami memberikan manfaat bagi masyarakat,” bebernya.

Sekedar tahu, dalam rangka HUT Lalu Lintas, Satlantas Polres Banyuwangi sudah melaksanakan beberapa kegiatan bakti sosial yang menyentuh langsung ke masyarakat. Diantaranya pembagian air bersih di daerah yang mengalami kekeringan, donor darah dan terakhir khitanan massal. (jai/*)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for 33 Anak Tidak Mampu Ikut Khitanan Massal Di Polres Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*