Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » 3 Instansi Sosialisasi Relokasi Proyek Boom Marina, Warga Minta Rumah Susun

3 Instansi Sosialisasi Relokasi Proyek Boom Marina, Warga Minta Rumah Susun

(697 Views) November 3, 2016 10:49 am | Published by | No comment
rencana-relokasi-warga-boom-ke-kawasan-meneng

– Sosialisasi rencana relokasi warga, yang digelar di sebuah warung di kawasan Pantai Boom, kemarin

Banyuwangi, Memorandum – Sosialisasi dalam rangka rencana relokasi 133 KK warga Kelurahan Kampung Mandar yang tinggal di RT 01 RW 01 Lingkungan Krajan, wilayah Pelabuhan Boom, kembali digelar pada Selasa (1/11) malam. Acara sosialisasi yang ketiga kalinya itu berlangsung di sebuah warung di kawasan Pantai Boom.

Acara sosialisasi yang dihadiri pihak Senior Manager Aset Pelindo III, Surabaya, Budi, perwakilan PT Pelindo Property Indonesia (PPI), Dono, Staff Aset PT KAI Daop 8, Didik, Camat Banyuwangi, Edi Supriyono Lurah Mandar, Sigit Budi Wicaksono, tokoh masyarakat Boom Mandar dan masyarakat yang berjalan sangat alot.

Dalam kesempatan dialog yang dimediatori Camat Banyuwangi, Edy Supriyono beberapa warga sempat menyampaikan alasan tentang keberatannya untuk direlokasi. Selain karena masalah bongkar-pasang rumah yang membutuhkan biaya tidak sedikit, warga juga merasa akan kehilangan mata-pencaharian mereka bila jadi direlokasi ke kawasan Pelabuhan Meneng, Ketapang. Untuk itu, warga menginginkan agar dilokasi yang baru nanti dibuatkan rumah susun (Rusun) untuk mereka, atau dicarikan alternatif ke kawasan lain yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka sekarang ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RW 01 Lingkungan Krajan, Nuryasin, dengan tegas meminta agar relokasi terhadap warganya dilakukan secara manusiawi dengan mempertimbangkan berbagai hal tentang kebutuhan dan sumber mata-pencaharian mereka. “Bila kita akan memindahkan kandang kambing, kita harus buatkan dulu kandangnya di tempat yang baru. Baru kambingnya kita pindahkan. Itu perlakuan terhadap binatang. Apalagi ini, yang dipindahkan adalah manusia. Karena itu kita berharap relokasi dilakukan secara manusiawi,” kata Nuryasin.

Informasi yang dihimpun Memorandum dari beberapa warga yang akan direlokasi, permasalahan mulai muncul ketika sosialisasi dilakukan oleh PT KAI, bukan PT Pelindo III sendiri. Warga merasa ‘disingkirkan’ begitu saja oleh PT Pelindo III dengan ‘meminjam tangan’ PT KAI. Warga juga mengaku tidak pernah diberi penjelasan apapun tentang rencana pembangunan pelabuhan Marina Boom oleh PT PPI. “Pada prinsipnya, warga sangat sadar bahwa tanah yang mereka tempati adalah milik Pelindo. Dan sesuai perjanjian, warga siap bila sewaktu-waktu harus berpindah. Tetapi, pemindahan warga tidak bisa dilakukan begitu saja. Juga harus dipertimbangkan bagaimana mereka ditempat yang baru nanti,” ungkap Nuryasin.

Tentang keberatan warga untuk direlokasi ke kawasan Meneng, Camat Banyuwangi, Edy Brengos berharap agar PT Pelindo III memberi alternative tempat lain untuk relokasi warga, selain di kawasan Meneng. “Jangan khawatir, saya akan tetap berada di pihak warga. Dan semua keinginan warga ini akan kita sampaikan untuk menjadi bahan pertimbangan,” kata Edy Brengos, sembari menambahkan, masih perlu beberapa kali pertemuan lagi untuk mendapatkan solusi terbaik.

Sementara itu, Didik S., mewakili pihak PT KAI selaku eksekutor, kepada wartawan menjelaskan, keterlibatan PT KAI dalam relokasi warga Boom itu hanya sebatas sebagai penyedia lahan. “Lahan di kawasan Warung Panjang, sekitar Pelabuhan Tanjungwangi, yang akan digunakan sebagai tempat relokasi adalah asset milik PT KAI. Jadi keterlibatan PT KAI hanya sebatas penyediaan lahan. Dan keterlibatan PT KAI ini merupakan sinergitas antar sesama BUMN. Kalaupun warga menginginkan lokasi baru yang lebih dekat, ya itu urusan PT Pelindo III,” ungkapnya. (bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for 3 Instansi Sosialisasi Relokasi Proyek Boom Marina, Warga Minta Rumah Susun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*