Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » 18 Eks Gafatar Ditampung di Rumah Aman Dinsosnakertrans

18 Eks Gafatar Ditampung di Rumah Aman Dinsosnakertrans

(613 Views) January 27, 2016 3:00 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Sebanyak 18 warga eks Gafatar asal Banyuwangi ditampung Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertran) Kab. Banyuwangi, Rabo (26/1) pukul 17:00 WIB. Mereka ditempatkan di Rumah Aman Loka Bina Karya (LBK) Banyuwangi dengan pengawalan ketat Tagana, Satpol PP dan Polres Banyuwangi.

Mereka dijemput langsung di asrama transito milik Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Pemprov Jatim, Surabaya setelah mendapat informasi dari Pemprov tentang kepastian pemulangan eks Gafatar tersebut.

Eks Gafatar Banyuwangi

18 orang Eks Gafatar disambut Disosnakertran, MUI dan Kementrian Depag Banyuwangi. Insert Ketua Disosnakertrans, Alam Sudradjat dan Ketua MUI, KH. Moch. Yamin

Ke-18 orang, terdiri dari 3 keluarga, 6 orang dewasa dan 12 anak-anak asal tiga desa di dua kecamatan Muncar dan Pesanggaran.

Kepala Disosnakertrans, Alam Sudradjat menuturkan, sementara waktu, eks gafatar diistirahatkan di rumah aman sambil  diberi pembinaan tentang keangsaan, tuntunan agama dari Departeman Agama dan MUI sebelum dikembalikan ke keluarganya. “Untuk itu, mereka akan didampingi Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Banyuwangi agar dapat kembali ke jalan yang benar dan menjadi warga negara yang sesuai dan benar,” jelas Alam.

Berdasakan data yang dihimpun sementara oleh Dinas Sosial, Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Banyuwangi, tercatat nama-nama eks gafatar tersebut, antara lain; Paino Hadi (41) asal Dusun Silir Baru, dari Kecamatan Banyuwangi yakni, Sumiati (39), Nanda.AP(17), Jeni Ayu.R(11), Joshua Ali (9), Daud Nafisi (7), Rachel Putri (5), Maura Anandita (3), Aditia Putra.K (1,5). Dari Kecamatan Muncar yakni, Kamari (40), Dopin (28), Krisna (10), Agung (9), Galih Samesta.D (3), Warni (20), Desi, Musah (5), dan Sahrah (3), keluarga Warni (34) istri dan seorang anaknya.

Ditambahkan Alam, untuk pendidikan anak akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kab. Banyuwangi. “Sementara ini orang tuanya dulu yang kita bina, karena anak-anak kan tidak mengerti tentang Gafatar. Namun tetap akan diawasi oleh Dinas Sosial dan melibatkan dokter psikologis anak. Paling tidak satu sampai dua minggu mereka akan kita tampung disini,” ungkap Alam.

Ketua MUI Banyuwangi, KH. Moch. Yamin dalam kesempatan itu menegaskan, secara agama tuntutan agama akan menjadi bekal bagi perubahan pola pikirnya eks Gafatar setelah kembali ke masyarakat. Anak-anak yang jelas tidak berdosa, akan menjadi perhatian khusus MUI Banyuwangi. “Insyaallah mereka kembali ke jalan yang benar,” ungkap KH. Moch. Yamin.  (fat/coi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for 18 Eks Gafatar Ditampung di Rumah Aman Dinsosnakertrans

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*