Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Warga Banyuwangi Selatan Dukung Ruwatan Massal Gratis

Warga Banyuwangi Selatan Dukung Ruwatan Massal Gratis

(307 Views) March 17, 2017 10:08 pm | Published by | No comment

– Ketua Panitia Pelaksana, Suparmin (tengah) saat menjelaskan tentang rencana pergelaran ruwatan massal. (Memorandum – Siswanto)

Banyuwangi, Memorandum – Rencana ruatan massal Bumi Blambangan yang digelar atas kerjasama beberapa kelompok pegiat masyarakat dengan Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam (Askop) Kabupaten Banyuwangi, mendapat respon positif kalangan masyarakat di wilayah Banyuwangi selatan. Ruwatan massal gratis bagi masyarakat ini rencananya akan digelar pada 5 April 2017 mendatang di Jl Raya Jajag – Pesanggaran.

Ketua Paniitia pelaksana, Suparmin, S.Pd, SH., menjelaskan, hingga saat ini sudah 42 orang yang sudah mendaftar untuk ikut ruwatan massal. “Bagi warga masyarakat yang berminat mengikuti ruwatan massal, bisa langsung mendaftar. Terakhir pada tanggal 4 April. Syaratnya bagi peserta ruwatan adalah; satu stel pakian yang biasa dipakai sehari-hari,” kata Suparmin, sembari menambahkan, pihaknya menyampaikan terimakasih atas diresponnya kegiatan ruwatan massal secara gratis ini oleh masyarakat.

Ketua Askop Banyuwangi, Wawan Kurniadi SH, menyatakan mendukung kegiatan ruwatan massal tersebut karena berdampak positif  untuk pelestarian tradisi dan kehidupan sosial masyarakat. Wawan yang juga seorang Advokat ini menjelaskan bahwa tradisi ruwatan adalah suatu upacara atau ritual yang bertujuan untuk mengusir nasib buruk atau kesialan terhadap seseorang. “Upacara adat jawa ini masih sering terlihat terutama di Jogja dan beberapa daerah di Jawa timur,” ungkapnya.

Bagian Humas Panitia Pelaksana, H Iphong Poniahadi, mengatakan, tradisi ruwatan sendiri merupakan adat yang tak bisa lepas dari kehidupan masyarakat suku jawa. Selain itu, kata Iphong, ruwatan tidak lepas dari mitos masyarakat jawa mengenai hal-hal yang bersifat spiritual. “Ruwatan adalah salah satu, yakni dihubungkan dengan keberadaan dewa dan dewi. Bathara kala namanya, merupakan adik dari bathara guru yang memiliki pekerjaan mengganggu manusia,” ungkapnya.

Upacara adat ruwatan yang biasa dilakukan kalangan masyarakat Jawa selama ini adalah ruwatan Murwakala. Upacara ini menggunakan pagelaran wayang kulit dengan lakon Murwakala. Cerita yang digunakan sangat sederhana dan orang – orang yang akan diruwat harus hadir dalam upacara tersebut. (swa/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Warga Banyuwangi Selatan Dukung Ruwatan Massal Gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*