February 19, 2018

Tiongkok Tawarkan 5 – 8 Ribu Turis Datang Ke Banyuwangi

BANYUWANGI – Memiliki destinasi wisata alam yang beragam, Banyuwangi berpotensi dikunjungi ribuan wisatawan dari Tiongkok. Hal ini disampaikan Direktur Exchange Centre  Jawa Timur di Tianjin, Tiongkok, Jasper Ho, saat bertemu dengan Bupati Abdullah Azwar Anas di Kantor Bupati, Rabu (6/1).

Jasper mengatakan, Banyuwangi memiliki beragam destinasi wisata yang luar biasa mulai wisata gunung di Ijen, wisata pantai di Pulau Merah dan G-land, juga ada penangkaran penyu. Semua destinasi tersebut sangat unik dan jarang ditemukan ditempat lain. Selain itu gencarnya promosi wisata yang dilakukan daerah juga menunjukkan kalau Banyuwangi siap untuk menerima kedatangan wisatawan manca negara.

“Saya melihat Banyuwangi bisa menjadi terobosan bagi datangnya banyak wisatawan Tiongkok di Jawa Timur. Kami menargetkan tak kurang 5 – 8 ribu wisatawan asal Tiongkok akan berkunjung ke Banyuwangi,” kata Jasper.

Jasper melanjutkan peluang masuknya wisatawan Tiongkok ke Banyuwangi  sangat besar karena negara rumpun bambu ini menjadi pengekspor wisatawan terbesar di dunia. “Ada 100 juta warga Tiongkok yang berwisata keluar negeri tiap tahunnya. Negara tujuannya beragam, namun untuk di Indonesia mereka hanya mengenal Bali,” kata Jasper.

Lokasi Banyuwangi yang dekat dengan Bali menambah poin lebih bagi Kabupaten The Sunrise of Java ini menggaet turis Tiongkok. “Karena itu nantinya untuk memudahkan pemasaran wisata kita akan membuat paket wisata gabungan Banyuwangi – Bali. Mungkin dua malam di Banyuwangi dan tiga malam di Bali,” ujar Jasper.

Jasper pun mengatakan kalau dirinya telah bertemu dengan para pengusaha travel di Tiongkok yang bersedia membuka rute wisata Tiongkok – Bali – Banyuwangi. Bahkan Jasper mengusulkan adanya penerbangan langsung dari Tiongkok ke Banyuwangi. “Menggembirakan, karena bandara Banyuwangi akan diperpanjang sampai bisa dilandasi pesawat berkapasitas besar,” ujar Jasper.

Dalam kunjungannya, Jasper datang bersama dengan Biro Administrasi Kerjasama, Biro Administrasi Perekonomian, dan Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas menyambut baik tawaran Jasper untuk mendatangkan turis Tiongkok ke Banyuwangi  tersebut. Bupati juga meminta pihak Tiongkok mendeskripsikan sejak awal karakteristik wisata di Banyuwangi kepada para turis yang akan datang. Karena karakter tiap wisatawan beragam.

“Wisata di Banyuwangi memang unik. Lebih menantang dan bernuansa alam. Karena itulah kami mengusung konsep wisata ecotourism. Inilah yang harus disampaikan dengan benar agar wisatawan  tidak salah pengertian dengan pariwisata yang ada Banyuwangi,” pungkas  Bupati Anas. (Humas Protokol)

banner 468x60