Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Setelah ditetapkan Gubernur, UMK Banyuwangi Rp 1.426.000 Disosialisasikan

Setelah ditetapkan Gubernur, UMK Banyuwangi Rp 1.426.000 Disosialisasikan

(646 Views) December 3, 2014 1:43 pm | Published by | No comment

BANYUWANGI-  Setelah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyuwangi ditetapkan Gubernur Jawa Timur sebesar Rp 1.426.000, pemkab Banyuwangi langsung mensosialisaikan kepada Tripartit. Sosialisasi dan penerapan Upah Minimum Kabupaten Banyuwangi (UMK) ini digelar di Aula Minakjinggo,   (3/12), dengan mengahdirkan seluruh anggota lembaga kerjasama tripartit yang terdiri dari asosiasi perusahaan, kamar dagang dan industri (kadin), federasi serikat pekerja /serikat buruh dan pimpinan perusahaan, organisasi pekerja se Kabupaten Banyuwangi.

Dibuka  Wabup Yusuf Widiyatmoko, didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, Vicky Septalinda dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja.

Dalam sosialisasi ini, Wabup menegaskan kebijakan  dengan UMK Banyuwangi yang sebesar Rp 1.426.000,  merupakan hasil proses yang telah diputuskan oleh dewan pengupahan dan asosiasi perusahaan yang ada di Banyuwangi. Selama ini, kata Wabup, struktur upah di perusahaan cenderung tidak tetap, bahkan lebih tinggi dari upah tetap dan didasarkan pada masa kerja sehingga kurang bisa merat. Sehingga dalam kondisi tertentu misalnya pekerja sakit, cuti pekerja akan dirugikan karena hanya diberikan dengan standart upah tetap.

“Bahkan masih banyak perusahaan yang belum membuat skala upah yang baik dan layak. Dengan sosialisasi penerapan UMK Banyuwangi ini benar-benar bisa dilaksanakan dan mensejahterakan pekerja dan meningkatkan produktivitas perusahaan,” kata Wabup.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga  Kerja, Alam Sudrajat menambahkan penetapan UMK Banyuwangi tahun 2015 sebesar Rp 1.426.000, telah disepakati dewan pengupahan, utusan buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Banyuwangi dengan Dinas Tenaga Kerja Banyuwangi.

Dalam prosesnya kata Alam pemerintah mengajukan Rp 1.350.000 kepada Gubernur. Tetapi hasilnya yang menentukan Gubernur, berdasar pertumbuhan ekonomi, inflasi dan lain sebagainya. “Akhirnya Banyuwangi ditetapkan Rp 1.426.000. Ketetapan UMK Banyuwangi, kata Alam, naik Rp 186 ribu dari UMK tahun 2014, “ ujarnya.

Dengan ketetapan ini lanjut Alam, otomatis semua perusahaan kecil, sedang dan besar harus melaksanakan penetapan Gubernur ini. Kalau tidak bisa melakukan ketetapan dengan membayar gaji karyawannya sesuai upah minimum ini, perusahaan harus membuat penangguhan (ketidakmampuan membayar, red) kepada Gubernur melalui pemerintah. Saat ini jumlah perusahaan yang ada di Banyuwangi sekitar 1.170 perusahaan. (Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Setelah ditetapkan Gubernur, UMK Banyuwangi Rp 1.426.000 Disosialisasikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*