February 13, 2018

Sempat Mandek, Pembangunan Pelabuhan Rakyat Boom Mulai Lagi

Proyek Boom kembali digelontor anggaran miliaran rupiah

Banyuwangi, Memorandum – Keinginan pemerintah untuk mengembalikan kejayaan Pelabuhan Boom, Banyuwangi, memang patut untuk diacungi jempol. Namun sayangnya, pelaksanaan pembangunannya ternyata belum digarap secara maksimal dan lebih terkesan hanya menghambur-hamburkan anggaran. Faktanya, proyek pembangunan Dermaga Pelabuhan Rakyat Pantai Boom yang sudah dimulai tahun 2007 dan sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 182,5 miliar itu hingga saat ini belum juga rampung dan belum bisa dirasakan manfaatnya. Nelayan setempat bahkan pesimis bahwa proyek yang telah menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah tersebut dapat bermanfaat sebagaimana yang diinginkan. Sebab, di lokasi pembangunan proyek Boom itu sering terjadi sedimentasi (pendangkalan).

Meski menimbulkan berbagai pertanyaan tentang bentuk dan manfaatnya bagi para nelayan tradisional setempat, proyek tersebut kembali dilanjutkan. Informasi yang dihimpun Memorandum, proyek multi-years itu kembali mendapat kucuran dana Miliaran Rupiah dari APBD Provinsi Jatim. Dari pantauan Memorandum di Lapangan, ‘proyek Abadi’ milik Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur itu kembali dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp 30 miliar.

Menariknya, Pemkab Banyuwangi dalam hal ini Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo), mengaku tidak tahu-menahu tentang proyek tersebut. Dihubungi melalu handphone-nya, Kepala Dishub Kominfo Banyuwangi, Suprayogi, menyatakan bahwa Pemkab Banyuwangi tidak terlibat dalam proyek tersebut. Menurutnya, dia merasa tidak ada pemberitahuan apapun terkait pelaksasnaan proyek tersebut.

 “Proyek itu anggarannya dari Provinsi, dan dikerjakan diatas lahan milik Provinsi. Jadi Pemkab Banyuwangi sama sekali tidak tahu dan tidak terlibat. Memang tidak ada kewajiban untuk memberitahukan pelaksanaannya kepada Pemkab Banyuwangi. Tetapi semestinya, ya secara etika kita diberi tahu, sehingga bila terjadi sesuatu kita bisa membantu menanganinya,” kata Suprayogi, Rabu (25/5) kemarin. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

banner 468x60