Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Ruwatan Massal Gratis, Pegiat Masyarakat Gelar Wayang Kulit Purwo

Ruwatan Massal Gratis, Pegiat Masyarakat Gelar Wayang Kulit Purwo

(320 Views) March 13, 2017 8:30 pm | Published by | No comment

Sejumlah penggiat masyarakat dan media bertekat melestarikan budaya tradisional (ft. Memorandum/Siswanto)

Banyuwangi, Memorandum – Tradisional itu bukan ketinggalan jaman, bukan harus ditinggalkan dan bukan harus dilupakan. Namun perlu perhatian, pelestarian dan pengembangan. Upacara ruwatan masal adalah warisan seni budaya yang indah, menghanyutkan serta religius.

Demikian diungkapkan Ketua Panitia Ruatan Massal Bumi Blambangan, Suparmin, S.Pd, SH saat rapat persiapan ruwatan massal di sekertariat, jalan raya Pesanggaran, Bangorejo, Minggu (12/3).

Menurutnya, wayang kulit adalah tontonan yang adiluhung dan telah diproklamirkan oleh badan UNESCO, sebagai karya agung budaya dunia pada tanggal 27 November 2003, di Prancis.

Maka upacara ruwatan dan pewayangan perlu dijaga kelestariannya. Untuk menjaga kelestarian  serta menumbuh kembangkan seni tradisonal. Menurutnya Ketua LSM Advokasi, bersama Memorandum, APTRI, kabarpas.com akan mengadakan ruwatan massal dengan pergelaran wayang kulit purwo.

Sigit Wiyono,SH, yang juga sebagai Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Banyuwangi, mengatakan persiapan ruatan massal ini sudah mencapai 75%, saat menyampaikan dihadapan panitia kegiatan ruatan massal bumi blambangan.

Eko Wardoyo, SH, MH, MKN, juga menyambut dengan baik atas terselenggaranya ruatan massal ini. Karena kegiatan seperti ini jarang dilakukan serta ruatan ini juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat dibumi nusantara,”sebutnya.

Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB), yang sekaligus kordinator Forum Rembuk Banyuwangi (FORBY), Agus Tarmidi, mengatakan bahwa acara ini merupakan upaya pelestarian pengembangan seni tradisional  yang berpegang pada “wulang becik”, sebagai sarana penyampaian pesan.“Pembangunan dan meringankan beban masyarakat yang ingin melaksanakan upacara ruwatan, disamping itu sebagai sarana hiburan sekaligus sebagai sarana promosi wisata kesenian,”ungkapnya. (swa/*)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Ruwatan Massal Gratis, Pegiat Masyarakat Gelar Wayang Kulit Purwo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*