Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BANYUWANGI FESTIVAL » Ribuan Anak Gintangan Menganyam Bambu

Ribuan Anak Gintangan Menganyam Bambu

(201 Views) May 15, 2017 7:58 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum –┬áRibuan anak-anak Gintangan tampilkan kreativitas menganyam dalam Festival Bambu. Puluhan Anak-anak usia belasan tahun, menunjukkan kreativitas menyanyam bambu dalam Festival Bambu di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, Jum’at (12/5). Mereka tampak asyik menganyam motif dasar anyaman. Salah satunya Sinta Ayu Wijaya, siswa SD 2 Gintangan. Sinta mengaku ketrampilan menganyam bambu diperolehnya dari sekolah dan keluarganya, sehingga dia terbiasa menganyam.

Di festival ini Dari situ, dia membuat anyaman liris. Liris adalah anyaman dasar untuk menuju motif lain.

“Kalau ini jenis motif anyaman liris, belajarnya sudah dari rumah,” ujarnya sambil menganyam bambu bersama teman-temannya.

Selain anak- anak, masyarakat asli Gintangan pun juga turut menyanyam masal dalam festival ini. Mereka menganyam beragam motif anyaman, antara lain motif iris, welasah, tenong, kukusan dan truntum. Kepala Desa Gintangan, Rusdianah (50) menjelaskan, festival ini sebagai kreativitas masyarakat yang keren dan luar biasa. Karena selain menganyam disini juga digelar pameran kerajinan khas bambu.

“Festival ini tidak hanya mendukung perekonomian daerah, tapi juga memunculkan ide-ide kreatif sekaligus mengonsolidasikan potensi desa. Bisa langsung beli-beli beragam produk dari bambu yg oke punya. Yang belum datang, mari segera merapat. Hanya sampai besok loh ya,” kata Rusdiana.

Pengunjung pun akhirnya dapat melihat beragam proses membuat kerajinan seperti tempat buah, tudung saji, tempat kue, parcel buah dan songkok dari anyaman bambu. Mereka juga bisa s nyobain pakai peci dari bambu karya kreatif perajin-perajin Banyuwangi.

“Nyaman. Bisa bikin makin ganteng,” kata salah satu pengunjung. “Produk-produk sejenis dari bambu dalam beragam bentuk yg super keren bisa kalian dapatkan di Festival Bambu di Desa Gintangan. Kreativitas masyarakat yg keren. Yang belum datang, segera merapat ya. Cuma sampai besok loh, dari jam 09.00-22.00,” kata salah penjual setelah pecinya dicoba.

Ditambahkan Rusdiana, Desa Gintangan, sejak tahun 1980-an, memang menjadi sentra kerajinan bambu dan sudah memasok kerajinan bambu untuk kebutuhan pasar nasional. Bahkan, hasil olahannya sudah diekspor ke sejumlah negara, seperti Jepang, Brunei Darussalam, dan Thailand. ” Di sini untuk penganyam ada 55 persen dari 6700 penduduk. Dan sudah sering kirim kerajinan ke Malaysia dan Brunai. Semoga Gintangan yang kaya potensi UMKM, dan budaya bisa lebih dikenal. Sekaligus melestarikan kerajinan Gintangan,” ujar Rusdiana.

Selain menganyam dalam festival ini juga ada tampilan atraksi kesenian barong, hadrah, tetek dan main egrang. Malam harinya nanti, pengunjung dan masyarakat juga akan dihibur dengan pertunjukan seni janger Untuk rangkaian festival hari selanjutnya, pada besok Sabtu (13/5) akan digelar fashion show memakai pakaian dari bahan bambu. “Besok show karnival, pakaian dari bambu, mulai pukul 08.00 pagi. Desainer dan modelnya adalah anak-anak muda Desa Gintangan sendiri.(hms/coi/*)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Ribuan Anak Gintangan Menganyam Bambu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*