February 19, 2018

Pulau Merah International Surfing Competition 2014 Dibuka Menparekraf

PM mentriBANYUWANGI – Pulau Merah Banyuwangi International Surfing 2014 telah resmi dibuka. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Marie Elka Pangestu bersama dengan Bupati Abdullah Azwar Anas di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi,Jumat (23/5).

Bupati Anas mengatakan potensi alam Banyuwangi yang kaya menjadi salah satu modal bagi Banyuwangi untuk mengangkat nama daerah. Potensi itu dikemas melalui even sport tourism berskala internasional salah satunya kompetisi surfing ini, untuk memaksimalkan kunjungan wisatawan khususnya manca negara. “Kami punya laut yang indah, hanya tinggal dikelola saja untuk bisa mengadakan even internasional tanpa perlu biaya yang besar,” kata Bupati Anas.

Sebelumnya Banyuwangi juga menggelar even internasional Tour de Ijen yang mengeksplorasi keindahan alam pegunungan untuk mempromosikan Banyuwangi ke dunia Internasional. Even ini bahkan telah menjadi even tahunan United Cycliste Internationale (UCI).

Meskipun bertaraf internasional, lanjut Bupati, namun pengembangan pariwisata Banyuwangi tetap menjaga kearifan lokal. Misalnya khusus di kawasan Pulau Merah, Pemkab tidak mengijinkan berdirinya hotel besar agar home stay-home stay milik masyarakat sekitar bisa terus tumbuh. “Kami ingin kemajuan pariwisata bisa dirasakan langsung oleh rakyat,” kata Bupati.

Bupati menambahkan melalui even-even pariwisata tersebut Pemkab juga mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif. Karena ekonomi kreatif akan menjadi pertahanan ekonomi yang kuat bagi daerah. “Ketika orang berwisata pasti juga belanja baik makan, beli oleh-oleh,maka perputaran ekonomi akan terus terjadi dan rakyat terus mendapatkan penghasilan,” ujar Bupati.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kompetisi surfing internasional yang digelar oleh Banyuwangi. Menurutnya langkah Banyuwangi menggelar even sport touriam apalagi berskala internasional sangat tepat untuk menarik wisatawan datang. “Kalau di Pulau Merah ada kompetisi surfing pasti orang berpikir ada yang istimewa di pantai ini. Yang bukan pesurfer pun pasti akan datang. Bapak Bupati juga telah berhasil membuat saya penasaran dengan Banyuwangi hingga akhirnya saya datang kesini,” kata Menparekraf.

Menparekraf melanjutkan, sebuah even juga akan berdampak luas seperti terjadi peningkatan infrastruktur dan akan tumbuhnya ekonomi kreatif yang mendukung perekonomian daerah. “Saya senang ketika masuk kesini melewati deretan para penjual souvenir, makanan, minuman. Ini adalah salah satu bentuk nyata, pariwisata bergandengan erat dengan ekonomi kreatif,” kata Menteri.

Menparekraf pun mengingatkan agar Banyuwangi menyiapkan segala sesuatunya menyambut wisatawan yang akan membludak. Tidak hanya menyiapkan sarana fisik, tapi terutama menjaga destinasi wisata itu sendiri agar tidak rusak setelah banyak yang datang. “Selamat untuk Banyuwangi yang berhasil menggelar even surfing internasional dan kepada semua pesurfer selamat bertanding,” pungkas Menteri Marie. (Humas Protokol)

banner 468x60