February 19, 2018

Polantas Mulai Survey Dan Petakan Jalur Mudik

Sejumlah Polwan menambal lubang jalan bersama Kasat Lantas AKP Ris Andrian Yudo Nugroho, Polwan yang tergabung dalam Unit Patroli Srikandi membuat campuran semen dan pasir. (Memorandum – Muh Hujaini)

Banyuwangi, Memorandum – Mudik lebaran memang masih lama lagi. Namun aparat Kepolisian sudah mulai mensurvey memetakan jalan yang nantinya digunakan untuk jalur mudik pagi kemarin (5/5). Tidak hanya memetakan jalur, Polisi juga menambal jalan yang berlubang.  Hebatnya lagi penambalan jalan dilakukan para Polwan cantik.

Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian Yudo Nugroho menyatakan,  survey dan pemetaan jalan sudah dilakukan sejak Kamis (4/5). Jalan yang disurvey merupakan jalan yang nantinya digunakan untuk jalur mudik Lebaran tahun 2017. “Panjang  jalur mudik di Banyuwangi kurang lebih 100 km. Terbentang dari Wongsorejo hingga Kalibaru,” bebernya.

Pagi kemarin,  survey jalan  dilakukan di jalur Pantura Banyuwangi dari Kecamatan Wongsorejo hingga Pelabuhan Ketapang. Hasilnya ditemukan jalan berlubang yang kondisinya cukup parah di wilayah Bengkak. Informasi dilapangan, di lokasi ini memang kerap terjadi kecelakaan tunggal akibat lubang yang ada di jalan.

Melihat kondisi ini, Ris Andrian mengajak anggotanya untuk menambal lubang tersebut. Sejumlah anggota Satlantas segera mencari semen dan pasir serta meminjam cangkul kepada warga. Sejumlah Polwan yang tergabung dalam unit Patroli Srikandi Satlantas Polres Banyuwangi langsung mencampur semen dan pasir.

Mantan Kasat Lantas Polres Situbondo ini juga turut membantu para Polwan menambal lubang jalan. Beberapa saat kemudian seluruh lubang yang ada sudah tertutup dengan cor buatan Para Polwan. Ris Andrian menyebut penambalan itu dilakukan sambil menunggu perbaikan dari instansi terkait.

Jalur Pantura, lanjut Ris Andrian, memang menjadi salah satu fokus dalam survey dan pemetaan jalur mudik. Menurutnya, jalur pantura di Banyuwangi ini sebenarnya sudah sering diperbaiki. Namun karena jalur itu dilalui kendaraan berat sehingga jalan cepat rusak kembali. “Kami sudah berkoordinasi dengan dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait lainnya terkait kerusakan jalan ini,” ungkapnya.

Dia berharap, memasuki bulan puasa atau sebelum musim mudik Lebaran jalan yang rusak sudah diperbaiki. Sehingga arus mudik dapat berjalan dengan lancar dan aman. “Untuk itulah kami lakukan survey lebih awal, agar jalan yang rusak dapat segera diperbaiki,” pungkasnya. (jai/bud)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

banner 468x60