February 19, 2018

Penutupan Lokalisasi Selesai Sebelum Ramadhan

satpolBANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi kembali menggelar rapat koordinasi tiga pilar di lapangan tenis indoor, GOR Tawangalun, Senin (9/5).  Dalam pertemuan tersebut Bupati menegaskan kembali komitmen penutupan lokalisasi.

Bupati pun meminta rakor tiga pilar ini adalah yang terakhir membahas penutupan lokalisasi. “Ini terakhir kita bahas. Sebelum puasa, semua lokalisasi yang masih beroperasi harus ditutup,”  ujarnya.

Bahkan Bupati dengan tegas mengatakan apabila setelah ditutup masih ditemukan mucikari yang beroperasi maka akan ditangkap. “Sekarang tidak ada lagi kompromi, dialog sudah kita lakukan tiga tahun,” kata Bupati.

Penangkapan terhadap mucikari tersebut merupakan hasil keputusan bersama Forpimda Banyuwangi karena selama ini mucikari menjalankan praktik pelacuran yang masuk kategori kejahatan penjualan manusia (trafficking). “Modus yang dilakukan biasanya mucikari menjebak dengan jeratan hutang-piutang,”urai Bupati.

Selain masalah lokalisasi Bupati juga menyampaikan rencana kebijakan penataan tempat karaoke. Pemkab tidak lagi mengeluarkan surat izin pendirian karaoke baru. Dan untuk karaoke yang sudah beroperasi harus  dipasangi kaca transparan.

 Bupati Anas juga menyoroti kenalakan remaja yang makin marak.Berdasarkkan laporan peserta Latsitarda banyak remaja yang tidak malu berpacaran di tempat umum. Bupati pun meminta Babinsa dan Babinkamtibmas bekerjasama dengan pemerintah desa untuk mengatasi masalah ini. Bupati juga meminta seluruh elemen tiga pilar menjaga keamanan selama menjelang, saat pemilu dan sesudahnya.

Dalam pertemuan itu saat mendapat giliran memberi paparan Kapolres AKBP Yusuf  mengatakan jika kebersamaan yang terjalin antara tiga pilar di Kabupaten Banyuwangi sangat jelas terasa. Dia menyaksikan sendiri dalam beberapa kasus tindak kejahatan yang terjadi semua elemen tiga pilar saling bahu membahu menghadapi masalah di lapangan. Untuk itu Kapolres mengusulkan agar ada reward bagi tim tiga pilar yang berprestasi bagus. “Tim tiga pilar terbaik diberangkatkan umroh,” usul AKBP Yusuf.

Sementara itu Dandim 0825 Letkol Inf Mangapul Hutajulu. memberikan pernyataan terkait pelaksanaan Pilpres Juli mendatang. Dandim dengan tegas mengungkapkan kenetralan TNI. “Netralitas TNI adalah harga mati. Tugas TNI adalah mengawal pelaksanaan Pilpres hingga selesai,’ kata Dandim.

Pertemuan tga pilar tersebut dihadiri camat, kapolsek, danramil, kepala desa dan babinsa, babinkamtibmas serta tokoh lintas agama. (Humas Protokol)

banner 468x60